Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan kecerdasan buatan terhadap kemampuan menulis teks refleksi diri murid sekolah menengah atas. Perkembangan kecerdasan buatan membuka peluang dalam pembelajaran menulis yang lebih interaktif, namun pemanfaatannya sebagai media literasi kritis pada pembelajaran refleksi diri masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu atau quasi experiment pretest-posttest control group. Data dikumpulkan melalui tes menulis refleksi diri dan dianalisis secara inferensial. Hasil menunjukkan skor rata-rata meningkat dari 14,09 menjadi 16,59 (Ä = 2,50) dengan perbedaan signifikan (p < 0,001) dan effect size besar (d = 1,24). Kualitas tulisan juga berkembang dari refleksi deskriptif ke analitis dan kritis. Kecerdasan buatan berfungsi sebagai cognitive scaffolding melalui umpan balik dan pertanyaan reflektif yang mendorong berpikir reflektif dan metakognitif. Dengan demikian, kecerdasan buatan efektif meningkatkan kemampuan menulis refleksi diri dan berpotensi memperkuat literasi kritis di sekolah menengah This study examines the effect of artificial intelligence on students’ reflective writing skills. Artificial intelligence offers new opportunities for more interactive writing instruction, yet its use as a critical literacy tool in reflective writing at the secondary level remains limited. A quantitative approach of quasi-experimental design with a pretest–posttest control group was employed in this study. Data were collected through reflective writing tests and analyzed using inferential statistics. The mean score increased from 14.09 to 16.59 (Ä= 2.50), with a significant difference (p < 0.001) and a large effect size (d = 1.24). Students’ writing skills is also developed from descriptive to more analytical and critical reflection. Artificial intelligence functioned as cognitive scaffolding by providing feedback and reflective prompts that fostered reflective and metacognitive thinking. Thus, artificial intelligence effectively improves students’ reflective writing skills and supports the development of critical literacy in secondary education. This study indicated that artificial Intelligence as a Critical Literacy Tool provides significant impact on student’s reflective skills