. Kadirman
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Kekuatan Tarik Antara Sambungan Kampuh U Ganda Dan V Ganda Pada Sistem Pengelasan Baja . Kadirman
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 9, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Kekuatan tarik antara Kampuh U ganda dan V ganda. Dalam penelitian ini menggunakan bahan uji dari ST 60 berbentuk plat, jumlah sampel masing-masing 15 sampel, posisi pengelasan di bawah tangan dan menggunakan Elektroda AWS-E6013 diameter 2,6 mm serta besar arus yang digunakan adalah 90 Ampere. Hasil Penelitian menunjukkan Nilai t-hitung lebih besar dari pada t-tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan tarik sambungan las antara bentuk kampuh U ganda dengan bentuk kampuh V ganda. Kata Kunci: Pengelasan, Kekuatan Tarik, Kampuh U ganda dan Kampuh V ganda
Unjuk Kerja Alat Pemecah Kemiri Dengan Sistem Sentrifugal . Kadirman
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 12, No 1 Okt (2010)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pembuatan alat ini adalah untuk meningkatkan mutu biji kemiri melalui proses pemecahan yang cepat dan efisien sehingga dapat memenuhi kebutuhan daging kemiri dalam jumlah yang besar. Prinsip kerja dari alat ini adalah menggunakan prinsip pelempar dan tumbukan keras yang disebabkan oleh energi kinetik dengan gaya sentrifugal. Daya penggerak yang berasal dari motor listrik ditransmisikan  dengan sistem sabuk poros piringan pelempar. Dengan gaya sentrifugal, biji kemiri yang dimasukkan melalui corong pemasukan menuju poros piring pelempar kemudian akan terlempar ke dinding pemecah dan selanjutnya akan keluar melalui corong pengeluaran. Modifikasi yang dilakukan pada piring pelempar kemiri menghasilkan daya dorong yang cenderung lebih cepat, serta dinding pemecah yang berbentuk limas terpancung menyebabkan biji kemiri yang terbentur pada dinding langsung jatuh pada corong pengeluaran. Berdasarkan hasil pengujian alat ini dapat disimpulkan bahwa hasil kerja mesin kurang efektif  hal ini disebabkan pengeringan biji kemiri yang belum mencapai standar kekeringan yang diinginkan. Dapat dilihat lebih dominannya biji yang pecah tidak utuh dari hasil pemecahan menggunakan mesin hasil modifikasi. Kata kunci: Alat Pemecah, Kemiri, Sistem Sentrifugal