Nikolaus Loy
Prodi Ilmu Hubungan Internasional, UPN “Veteran” Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

NEGARA, PASAR, DAN KEAMANAN ENERGI Nikolaus Loy
Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jsdk.v12i1.3218

Abstract

Kebijakan Preventif Konflik Melalui Pendidikan Perdamaian Di Kota Yogyakarta Suryo Wibisono; Nikolaus Loy
Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jsdk.v8i1.1782

Abstract

Conflict is common things that happen in human interactions. Many ways to do conflict resolution, it can be pre- or post-conflict. In Post Indonesia reformation era, we facing so many conflicts that had happened and involve so many entities. Yogyakarta City is a town which well-known as a city of tolerance, and also melting point of much entity in Indonesia. Yogyakarta City as an education city had a responsibility to create peace character in every single educational level. Yogyakarta City Government should have a policy to create peace character in every citizen. Peace mindset should breed by education, as a conflict resolution process.
Konten Pesan Pemilihan Umum dalam Perspektif Pemilih Pemula Susilastuti Dwi Nugrahajati; Adi Soeprapto; Nikolaus Loy
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i3.8239

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) sebagai indikator kehidupan negara demokratis memungkinkan perubahan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Partisipasi pemilih dalam setiap pemilu hendaknya semakin meningkat, namun dalam realitanya di era reformasi partisipasi politik belum seperti yang diharapkan yaitu jauh lebih rendah dibandingkan pada masa pemerintahan Orde Baru. Tidak ada mobilisasi dan represi pada masyarakat dalam setiap perhelatan pemilu bisa menjadi salah satu penyebab pemilu berjalan kurang lancar. Mengingat pemilu demikian strategis untuk rotasi kekuasaan maka perlu upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada setiap pemilu. Media sosial menjadi alternatif lembaga pemerintah untuk mensosialisasikan pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konten pesan pemilu dalam perspektif pemilih pemula serta sejauh mana pemilih pemula mengunjungi media sosial yang dimiliki KPU. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan konten pesan pemilu masih bersifat teknis sehingga pemilih pemula belum sepenuhnya tertarik mengunjungi media sosial milik KPU dari level pusat, provinsi dan daerah. Salah satu alasannya kurang memberikan informasi yang dibutuhkan pemilih pemula. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi lembaga pemerintah agar mengemas konten pesan pemilu di media sosial KPU agar lebih menarik bagi pemilih pemula.
JOE BIDEN AND EXTRAORDINARY MEASURES ON THE COVID-19 PANDEMIC Mahendra, Igo Ilham; Loy, Nikolaus
Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of the COVID-19 pandemic in the United States has sparked serious attention from Joe Biden. After constructing the security threat of the COVID-19 pandemic through a series of speeches and receiving a response from the audience. President Joe Biden then passed extraordinary measures to handle the COVID-19 pandemic in the United States. Joe Biden places high priority on the issue of the COVID-19 pandemic in the United States. This research aims to analyze the extent of Joe Biden's policies in responding to the COVID-19 pandemic problem in the United States. This research collects Joe Biden's policy texts regarding the COVID-19 pandemic problem in the United States right after assuming the 46th US presidency. The research method used is a qualitative and descriptive approach. The framework for this research uses securitization theory from the Copenhagen School of Security Studies (CSS). The results of this research show that in responding to the COVID-19 pandemic, Joe Biden drastically took action quickly, and urgently,  also violated normal political rules in the form of the National Strategy for the COVID-19 Response and Pandemic Preparedness, and Executive Orders.
Konten Pesan Pemilihan Umum dalam Perspektif Pemilih Pemula Nugrahajati, Susilastuti Dwi; Soeprapto, Adi; Loy, Nikolaus
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 3 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i3.8239

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) sebagai indikator kehidupan negara demokratis memungkinkan perubahan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Partisipasi pemilih dalam setiap pemilu hendaknya semakin meningkat, namun dalam realitanya di era reformasi partisipasi politik belum seperti yang diharapkan yaitu jauh lebih rendah dibandingkan pada masa pemerintahan Orde Baru. Tidak ada mobilisasi dan represi pada masyarakat dalam setiap perhelatan pemilu bisa menjadi salah satu penyebab pemilu berjalan kurang lancar. Mengingat pemilu demikian strategis untuk rotasi kekuasaan maka perlu upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada setiap pemilu. Media sosial menjadi alternatif lembaga pemerintah untuk mensosialisasikan pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konten pesan pemilu dalam perspektif pemilih pemula serta sejauh mana pemilih pemula mengunjungi media sosial yang dimiliki KPU. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan konten pesan pemilu masih bersifat teknis sehingga pemilih pemula belum sepenuhnya tertarik mengunjungi media sosial milik KPU dari level pusat, provinsi dan daerah. Salah satu alasannya kurang memberikan informasi yang dibutuhkan pemilih pemula. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi lembaga pemerintah agar mengemas konten pesan pemilu di media sosial KPU agar lebih menarik bagi pemilih pemula.