Nur Ahmad
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rekonstruksi Dakwahtainment Sebagai Media Dakwah Nur Ahmad
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Vol 19, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.549 KB) | DOI: 10.14421/jd.2018.19201

Abstract

Salah satu fenomena yang sangat marak di media massa saat ini adalah program-program dakwahtainment; program yang menggabungkan tuntunan dan tontonan. Sebagian besar masyarakat Indonesia telah sangat akrab dengan beberapa tema acara pengajian yang banyak dijumpai di beberapa stasiun televisi yang mengusung beragam tema bernuansa agama dalam bingkai dakwah ini. Tujuan dakwah yang religius ternyata dalam realisasinya dominan dengan muatan materialistis semata yang berdampak pada kemunduran dakwah itu sendiri. Sebagai media dakwah, dakwahtainment justru banyak mengikis moral masyarakat karena minimnya tauladan yang diperankan oleh individu yang terlibat di dalamnya serta tidak tersampaikannya esensi materi dakwah yang ingin disampaikan. Metode dakwah  dengan entertainment ini juga sering mengundang persepsi masyarakat yang tanpa disadari mengkerdilkan nilai-nilai agama Islam. Kondisi yang demikian jika berlangsung terlalu lama akan berdampak pada nihilisasi peran masyarakat sebagi mad’u yang pada kenyataannya hanya berperan sebagai penonton pada acara hiburan dan tidak menampakkan indikasi keberhasilan misi religius dari acara dakwahtainment. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor yang bersifat materialistis dan kapitalis sebagai bagian dari bisnis media. Dakwahtainment hanya memberi banyak keuntungan finansial yang diraup oleh pihak manajemen dari stasiun televisi belaka. Sebuah ironi ketika agama memuat ajaran-ajaran yang berlawanan dengan nilai kapitalisme, tetapi justru agama dijadikan alat mencapai tujuan kapitalistis.