Junaeti Junaeti
UPT Perpustakaan IAIN Pekalongan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANAN PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PERGURUAN TINGGI Junaeti Junaeti; Agus Arwani
LIBRARIA Vol 4, No 1 (2016): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v4i1.1245

Abstract

In an effort to support the implementation of universities, universities need to be supported by a set of facilities and infrastructure. One of the basic and essential facilities are available and a library with adequate service. Libraries who is a supporter of university should be able to play an active role to support the task of universities. The library is a facility or providing a means of reading materials. The purpose of the library itself, especially the college library is to provide information services for learning, research, and community service in order to implement the Tri Dharma College tow. Libraries have a very significant role in the institutions, especially institutions that shelter the college library. With good management, the library will have a positive impact for users it serves. Availability of a wide range of services and knowledge in the college library, will give the user a chance to utilize and develop knowledge independently. Repair image of the library as an institution of professional higher education and provide information services to the campus community will open up the minds of them, that the library can be used as an alternative means that are used to study independently.Dalam upaya mendukung terlaksananya perguruan tinggi, lembaga perguruan tinggi perlu ditunjang oleh seperangkat fasilitas serta prasarana. Salah satu fasilitas pokok dan esensial adalah tersedianya perpustakaan dengan koleksi dan layanan yang memadai. Perpustakaan yang merupakan pendukung dari perguruan tinggi harus dapat berperan aktif menunjang tugas perguruan tinggi. Perpustakaan adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari perpustakaan sendiri, khususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tingg. Perpustakaan mempunyai peran yang sangat berarti dalam institusi lembaga yang menaunginya khususnya perpustakaan perguruan tinggi. Dengan adanya pengelolaan yang baik, perpustakaan  akan memberikan dampak yang positif bagi pemakai yang dilayaninya. Ketersediaan berbagai macam layanan dan pengetahuan di perpustakaan perguruan tinggi, akan memberikan kesempatan pemakai untuk dapat memanfaatkan dan mengembangkan pengetahuan secara mandiri. Perbaikan citra perpustakaan perguruan tinggi sebagai institusi profesional dan memberikan layanan informasi bagi komunitas kampus akan membuka cakrawala berpikir mereka, bahwa perpustakaan dapat dijadikan sebagai sarana alternatif yang digunakan untuk belajar secara mandiri.
Migrasi Sistem Informasi Perpustakaan (Studi Kasus di Perpustakaan STAIN Pekalongan) Junaeti Junaeti
Pustakaloka Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.593 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v8i2.684

Abstract

Revolusi teknologi informasi ini sangat berperan dalam perkembangan dunia perpustakaan. Perpustakaan yang tadinya pasif menjadi lebih aktif dalam berinteraksi dengan pemustakanya. Masuknya teknologi informasi di perpustakaan, juga merupakan tuntutan dari pemustaka yang dilayani, dimana mereka menuntut layanan yang cepat, akurat dan kemudahan mendapatkan informasi dari keberagaman jenis sumber informasi. Penerapan program sistem informasi perpustakaan sudah menjadi keharusan pada sistem layanan dan pengolahan informasi di perpustakaan agar tidak ditinggalkan oleh pemakainya. Permasalahan dalam tulisan ini bagaimana migrasi system informasi perpustakaan di Perpustakaan STAIN Pekalongan? Tulisan ini mencoba membahas bahwa dalam proses migrasi yang dimulai dari pemilihan program otomasi perpustakaan tergantung pada kebutuhan perpustakaan itu sendiri yang berorientasi pada layanan prima atau service excellent kepada masyarakat yang dilayaninya. Otomasi perpustakaan adalah sebuah sebuah proses pengelolaan perpustakaan dengan menggunakan bantuan teknologi informasi (TI). Penerapan TI sebagai sistem manajemen informasi perpustakaan biasanya berkaitan pada bidang kerja meliputi pengadaan, pengolahan, layanan, dan online public acces catalogue (OPAC). Tujuan otomasi didalam perpustakaan meliputi memudahkan integrasi kegiatan perpustakaan, memudahkan kerja sama dan pembentukan jaringan perpustakaan, membantu menghindari duplikasi kegiatan di perpustakaan, menghindari dari pekerjaan yang bersifat mengulang dan membosankan, meningkatkan efisiensi. Otomasi perpustakaan membutuhkan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), sumber daya manusia, dana, pedoman standar. Migrasi system informasi perpustakaan STAIN Pekalongan dari SIPRUS ke SLIMS. Migrasi sistem informasi dilaksanakan karena SLIMS memiliki keunggulan dan pengembangan sistem untuk jangka panjang. Faktor pemustaka yang akan memakai hasil dari proses otomasi di perpustakaan tersebut juga harus dipertimbangkan.
Motivasi Mahasiswa dalam Memanfaatkan Layanan Akhir Pekan Sebagai Inovasi Layanan di Perpustakaan IAIN Pekalongan Junaeti Junaeti
Pustakaloka Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.517 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v9i2.1089

Abstract

AbstractWeekend service is service on Saturdays and Sundays organized by IAIN Pekalongan Library. The results of research, note that there are two factors that motivates students utilizing the weekend services. These factors are. intrinsic factor caused by willpower oneself to improve achievement and quality yourself, adding insight and find serenity. And extrinsic factors are: first, the library which includes the hospitality of the officer, the officer's promptness in providing service, library collections, information retrieval, and the atmosphere of the library on the weekend service. Second, it is the duty of the courses from lectures, as the primary cause. students utilize the service on weekends. The third factor is the friends is often a visit to the library. The last factor is the parents.Students working on a final project or task specific courses given by lectures, it turns out that most do not have the ability regarding literacy information, so a form of innovation in library services development IAIN Pekalongan directed at matters relating to information literacy, information literacy skills such as training, guidance of literature searches, online research skills, and manage research references. AbstrakLayanan akhir pekan merupakan layanan pada hari Sabtu dan Minggu yang diselenggarakan oleh Perpustakaan IAIN Pekalongan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa ada dua faktor yang menjadi motivasi mahasiswa memanfaatkan jasa layanan akhir pekan tersebut. Faktor tersebut yaitu faktor intrinsik yang disebabkan oleh kemauan diri untuk meningkatkan prestasi dan kualitas diri, menambah wawasan dan mencari ketenangan. Dan faktor ekstrinsik yaitu: pertama, faktor perpustakaan yang meliputi keramahan petugas, kesigapan petugas dalam memberikan layanan, koleksi perpustakaan, penelusuran informasi, dan suasana perpustakaan pada layanan akhir pekan. Kedua, adalah tugas mata kuliah dari dosen, sebagai penyebab utama. mahasiswa memanfaatkan layanan pada akhir pekan. Ketiga adalah faktor terman yang sering berkunjung ke perpustakaan. Faktor terakhir adalah orang tua.Mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir maupun yang mengerjakan tugas mata kuliah tertentu yang diberikan oleh dosen, ternyata sebagian besar belum mempunyai kemampuan mengenai literasi informasi, sehingga wujud inovasi pengembangan layanan di Perpustakaan IAIN Pekalongan diarahkan pada hal yang berkaitan dengan literasi informasi, seperti pelatihan literasi informasi skill, bimbingan penelusuran literatur, online research skill, dan mengelola referensi riset.
KETERSEDIAAN KOLEKSI BERDASARKAN SILABUS DAN STANDAR BAN-PT: Analisis Koleksi Perpustakaan IAIN Pekalongan untuk Jurusan Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Pekalongan Junaeti Junaeti
Pustakaloka Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.304 KB) | DOI: 10.21154/pustakaloka.v11i1.1687

Abstract

Abstrak : Ketersediaan koleksi sering dianggap sebagai ukuran efektivitas perpustakaan atau kinerja perpustakaan secara keseluruhan. Karena pengguna hanya menilai ketersediaan koleksi berdasarkan yang dia butuhkan, bukan yang perpustakaan sediakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi ketersediaan koleksi perpustakaan IAIN Pekalongan berdasarkan silabus jurusan PAI FTIK IAIN Pekalongan, menganalisis ketersediaan koleksi berdasarkan standar BAN-PT, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengadaan koleksinya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sifat deskriptif. Teknik analisis data menggunakan metode checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan koleksi untuk semua jenis mata kuliah adalah sebanyak 409 judul atau sebesar 50%, dan ketidaktersediaan koleksi sebanyak 301 judul atau sebesar 42%. Dan kategori ketersediaan koleksi Perpustakaan IAIN Pekalongan berdasarkan analisis dari standar BAN-PT sangat baik. Beberapa faktor yang menjadi kendala dalam ketersediaan koleksi berdasarkan silabus adalah karena tidak semua dosen menyerahkan silabus ke jurusan, beberapa koleksi yang ada dalam daftar pustaka silabus yang merupakan terbitan instansi pemerintah tidak tersedia, dan ada beberapa koleksi yang sudah tidak diterbitkan lagi Abstract : Availability of collections is often seen as a measure of library effectiveness or overall library performance. Because the user only assesses the availability of collections based on what he needs, not what the library provides. The purpose of this study was to determine and identify the availability of Pekalongan IAIN library collections based on the Pekalongan IAIN FTIK PAI syllabus, analyze the availability of collections based on BAN-PT standards, and identify the factors that being obstacles in procuring their collections. The approach in this study is descriptive quantitative. The data analysis technique uses the checklist method. The results showed that the level of availability of collections for all types of subjects was 409 titles or 50%, and the unavailability of collections was 301 titles or 42%. And the category of availability of collections in Pekalongan IAIN Library based on analysis from the BAN-PT is very good. Some factors that become obstacles in the availability of collections based on the syllabus are that not all lecturers submit syllabus to departments, some collections in the bibliography syllabus published by government agencies are not available, and there are several collections that are no longer published