Hamzah Kurniawan
SMP Negeri 36 PKLK Kaur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL SEJARAH KOLONIALISME BARAT DI INDONESIA MATERI BENTENG MARLBOROUGH BENGKULU Hamzah Kurniawan
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2020): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i2.5258

Abstract

Media audio visual adalah bentuk multimedia. Multimedia merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 4 Palembang, dilihat dari kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran sejarah masih belum memaksimalkan multimedia, hal ini disebabkan antara lain guru dalam proses pembelajaran masih menggunakan media pembelajaran yang masih berbentuk visual, untuk dikategorikan sebagai media hal tersebut belum mencangkup materi secara keseluruhan. Media audio visual ini dipilih untuk mengatasi permasalahan tersebut, dengan pertimbangan untuk memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di SMA Negeri 4 Palembang. Tujuan pengembangan media ini adalah menghasilkan suatu produk media pembelajaran sejarah khususnya materi Sejarah Kolonialisme Barat di Indonesia Materi Benteng Marlborough Bengkulu dapat dijadikan alternatif dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model perkembangan melalui sepuluh tahap berikut: (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) mengembangkan awal dari produk, (4) pengujian lapangan awal, (5) revisi awal produk, (6) uji coba pertama, (7) perbaikan dan penyempurnaan produk, (8) validasi produk, (9) revisi produk akhir, (10) menyebarluaskan produk. Hasil pengembangan media audio visual tergolong baik, meliputi penilaian dari media berada pada kriteria baik, penilaian dari isi media baik serta penilaian dari guru mata pelajaran sejarah di sekolah yang berada pada kriteria baik.