Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN FOTO DAN ARSIP SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Riki Andi Saputro; Muhammad Fitri
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 2 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i2.7160

Abstract

Secara ethimologi, photography berasal dari bahasa Yunani "photos" (cahaya) dan "graphier" (melukis). Jadi photography berarti melukis dengan cahaya. Arsip adalah sebuah catatan atau rekaman yang diketik, dicetak, atau ditulis dalam wujud angka, gambar, dan huruf yang memiliki arti serta tujuan tertentu. Permasalahan penelitian: apa yang dimaksud foto dan arsip, apa saja jenis-jenis dan peranan arsip dan bagimana implementasi arsip sebagai sumber pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengertian foto dan arsip, untuk mengetahui jenis-jenis dan peranan arsip dan untuk mengetahui implementasi arsip sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode penelitian: menggunakan metode literatur yang bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian: Foto adalah kata serapan dari bahasa Yunani, Photos yang berarti cahaya. Dengan demikian, foto adalah cahaya atau citra yang dihasilkan dari cahaya. Sedangkan arsip adalah naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga-lembaga negara dan badan-badan pemerintahan atau swasta ataupun perseorangan dalam bentuk corak apapun baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok, dalam rangka pelaksanaan kehidupan kebangsaan. Pada saat ini, arsip tidak hanya digunakan sebagai sumber dalam penelitian saja, akan tetapi juga bisa dijadikan sebagai sumber dan media dalam pembelajaran sejarah. Terlebih materi yang disampaikan pada saat proses pembelajaran berkaitan dengan sejarah lokal yang tidak terdapat dalam buku teks akan tetapi terdapat pada arsip.
Integrasi Pendidikan Nilai Dalam Pembelajaran Sejarah Sebagai Upaya Mempersiapkan Generasi Emas Muhammad Fitri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.903 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i3.59306

Abstract

Value education is a process of teaching or guiding students to realize the truth, goodness, and beauty through the process of considering the right values and habituation to act consistently. through the process of learning history. The method used is a literature review which consists of five stages including: (1) defining the scope of the topic to be reviewed, (2) identifying relevant sources, (3) reviewing the literature, (4) writing a review and (5) applying literature on the study to be carried out. This writing aims to describe the integration of value education in history learning as an effort to prepare the golden generation. The results of the literature review show that the integration of value education is important to instill in students through the history learning process. Based on the results of the literature review, it can be concluded that the integration of value education in Brata history learning plays an important role as an effort to prepare the golden generation.