Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI PENERAPAN OUTDOOR LEARNING BERBASIS INKUIRI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Arman Arman; Fatmah Fatmah
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i2.2491

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah melalui pembelajaran Outdoor Learning berbasis Inkuiri di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari beberapa tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, dan rencana perbaikan. Siklus I dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan materi Negara Tradisional Hindhu dan Budha. Siklus II dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan materi Perkembangan agama Islam di Indonesia. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS OL, dengan jumlah siswa 32. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari pra siklus hingga siklus II. Proses (keaktifan) dan hasil belajar yang baik ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran sejarah di kelas XI IPS OL meningkat. Meningkatnya kualitas pembelajaran di kelas XI IPS OL menunjukkan bahwa penerapan Outdoor Learning berbasis Inkuiri berhasil menyelesaikan masalah yang dihadapi.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER K.H MAS MANSYUR DALAM PROSES PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH 3 PALEMBANG TAHUN AJARAN 2025/2026 Berlian Tri Wahyuni; Apriana Apriana; Yuliarni Yuliarni; Fatmah Fatmah
Danadyaksa Historica Vol 6, No 1 (2026): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v6i1.11168

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter dalam proses pembelajaran khususnya pada mata pelajaran sejarah yang mempunyai peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan pada siswa. Di era globalisasi, peserta didik menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mempengaruhi karakter, sehingga diperlukan pendidikan karakter yang efektif dan kontekstual. Nilai-nilai pendidikan karakter K.H. Mas Mansyur seperti religiusitas, integritas, tanggung jawab dan kepedulian sosial dinilai relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: 1)  Bagaimana proses implementasi pendidikan karakter K.H. Mas Mansyur di kelas X di SMA Muhammadiyah 3 Palembang 2) Bagaimana dampak implementasi pendidikan karakter K.H Mas Mansyur Terhadap Sikap dan Perilaku Peserta didik di SMA Muhammadiyah 3 Palembang 3) Bagaimana peran guru sejarah dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter K.H Mas Mansyur kepada peserta didik kelas X di SMA Muhammadiyah 3 Palembang . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian 1)Proses Implementasi pendidikan karakter K.H. Mas Mansyur dalam pembelajaran sejarah kelas X dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, guru mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti religius, nasionalisme, tanggung jawab, disiplin dan semangat perjuangan melalui metode diskusi, keteladanan, dan pembiasaan. 2)Dampak implementasi terhadap perkembangan sikap dan perilaku peserta didik, yang ditunjukkan melalui peningkatan sikap religius, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial 3)Peran Guru yang sangat penting sebagai teladan (role model) dan fasilitator dalam proses penanaman nilai-nilai karakter. Keberhasilan implementasi pendidikan karakter sangat dipengaruhi oleh keteladanan guru serta kemampuannya dalam membimbing dan mengarahkan peserta didik agar mampu menginternalisasikan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.                                   Kata kunci: Pendidikan karakter, pembelajaran sejarah, K.H. Mas Mansyur, implementasi, peserta didik.
PENERAPAN MEDIA SEJARAH LOKAL NILAI FILOSOFIS BANGUNAN RUMAH KAMPUNG ARAB 13 ULU DI SMA YWKA PALEMBANG Dewi Setyawati; Fatmah Fatmah; Nurhayati Nurhayati; Yusinta Tia Rusdiana; Dewi Purnama Sari
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v5i1.1782

Abstract

The reason for carrying out this community service is the low interest of students in learning history. The low learning motivation of students, especially in learning local history, results in students being lazy to study history. Then, there is a lack of media based on local history created by History Teachers. It also strengthens students' character through media through a banner on the philosophical values ​​of the Arab Village House Building 13 Ulu Palembang at YWKA Palembang High School. The methods used in this community service activity are first, making initial preparations starting from administration; secondly, carrying out material presentations or explanations according to the material and providing available Media Banners; and thirdly, carrying out intensive reviews with understanding to all participants. Then, evaluate the activity from start to finish by ensuring all participants can understand what was conveyed to the presenter until its implementation. It is hoped that by donating this banner material and media, History Teachers at YWKA Palembang High School can apply it to students at the school to increase interest in learning local history and strengthen the students' character.
Pengenalan Sejarah Kuliner Khas Palembang (Martabak Har) Kepada Siswa SMA  Muhammadiyah 3 Palembang Apriana Apriana; Yuliarni Yuliarni; Nur Ramadhan; Wendy Anugrah; Fatmah Fatmah; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol.7 No 1 (Maret 2026)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v7.i1.3937

Abstract

The development of globalization and popular culture has influenced young people’s habits, particularly in consumption patterns and lifestyles, which has led to a declining interest in local history and culture. One form of local culture that is closely connected to the daily lives of the younger generation is traditional cuisine. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PkM) aims to strengthen the understanding of South Sumatra’s local history through the introduction of Palembang’s traditional culinary history, namely Martabak HAR, by adapting the approach to the habits and interests of young people. The program targeted students of SMA Muhammadiyah 3 Palembang as representatives of the younger generation. The activities were conducted through interactive lectures, participatory discussions, the use of visual and digital media, and by linking the history of Martabak HAR with contemporary youth culinary consumption habits and social activities. The results indicate an improvement in students’ understanding of local history as well as the growth of awareness regarding the importance of preserving traditional cuisine amid the dominance of modern food culture. Moreover, students showed positive responses as the materials were delivered in a contextual manner and were relevant to their daily experiences. This PkM activity demonstrates that a youth habit–based approach through culinary history can serve as an effective strategy for strengthening local history and shaping the cultural identity of the younger generation.