Rudi Asri
Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN TATA RUANG LUKISAN DINDING PADA BATU BALAI DI DESA TEGUR WANGI LAMA KOTA PAGARALAM SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH muhammad Randi Saputra; Rudi Asri
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i2.2489

Abstract

Kota Pagaralam memiliki peninggalan dalam bidang seni, dalam tradisi megalit telah mengenal seni lukis yang berkualitas tinggi, gaya naturalis serta gaya stilir telah muncul di berbagai lukisan tersebut, lukisan tersebut memiliki makna tersendiri yang mengandung nilai-nilai estetika dan juga mencakup pada kehidupan sehari-hari pada masyarakat yang hidup pada zaman itu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kajian tata ruang lukisan dinding pada batu balai di desa Tegur Wangi Lama kota Pagaralam sebagai sumber pembelajaran sejarah?. Tujuan penelitian mengetahui kajian tata ruang yang terdapat didalam lukisan dinding pada batu balai di desa Tegur Wangi Lama kota Pagaralam sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Kajian tata ruang lukisan dinding pada batu balai di desa Tegur Wangi Lama menjelaskan tentang keadaan lingkungan dan kondisi yang terdapat pada sekitar lukisan. 2) Makna yang terkandung pada lukisan ini bahwa di daerah tersebut sudah adanya perkampungan dan masyarakatnya melakukan upacara adat pertanian sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian yang mereka dapat. 3) Kajian tata ruang lukisan dinding pada batu balai di desa Tegur Wangi Lama kota Pagaralam dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah, karena dapat menambah minat siswa dalam belajar sejarah dan dapat menambah wawasan siswa terrhadap peninggalan prasejarah yang ada di Sumatera Selatan.