Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran IKRAR dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Di Desa Medahan Semester II. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Medahan yang berjumlah 69 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Medahan yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Medahan yang berjumlah 32 orang. Data kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes esai. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran IKRAR dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD Negeri di Desa Medahan (thitung > ttabel, thitung = 2,366 dan ttabel = 2,000). Ini berarti model pembelajaran Inisiasi Konstruksi-Rekonstruksi Aplikasi Refleksi berpengaruh terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas V semester II SD Negeri di Desa Medahan. Kata-kata kunci: IKRAR, kemampuan siswa, soal cerita