Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINDAKAN HEMODIALISA DENGAN TINGKAT DEPRESI KLIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI BLU RSUP PROF.DR.R.D.KANDOU MANADO Lukman, Nabila; Kanine, Esrom; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2207

Abstract

Abstract: Chronical kidney disease occours after the damage of nephron mass and losses its ability to perform regulatory and excretory function and must undergo hemodialysis to preserve life. The impact of illness and treatment procedures are the stressor that can cause depression. Purpose of this research is to know about the relationship with level of deopression and hemodialysis in BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado. This research is a descriptive analytic with cross sectional design (study cut latitude). The sampling method used to purposive sampling, The research method used in this study is cross sectional. Sample were taken based on purposive sampling that consist of 60 respondents. Research instruments used to quistionnaires study consisted of 20 questions. The answers of questions which there are in kuisioner, the data that already collected is being analized using the Chi-square test and counted by SPSS program. The result of this research which is gain the trusted level of 95% show value p=0,000. This p-value is smaller than α = 0,05. The conclusion of this research is showed that a significant relationship with level of depression and hemodialysis in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado hospital. Suggestion the important role for nurses hemodialysis unit is doing biopsychosocial education to the patient, as well as providing positive feedback in the healing process of patients with chronical kidney disease in BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado.Keywords: chronical kidney disease, hemodyialisis, depression.References : book 12 (2000-2012) and 10 journalAbstrak: Penyakit Ginjal Kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak masa nefron ginjal sampai pada titik ketika keduanya tidak mampu untuk menjalankan fungsi regulatorik dan ekstetoriknya untuk mempertahankan homeostatis dan harus menjalani tindakan hemodialisa untuk mempertahankan hidupnya. Adanya dampak dari prosedur pengobatan yang harus dijalaninya merupakan suatu stressor yang dapat terjadinya depresi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahuinya hubungan tindakan hemodialisa dengan tingkat depresi klien penyakit ginjal kronik di BLU RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional (potong lintang). Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan purposive sampling yaitu sebanyak 60 orang. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuisioner penelitian yang terdiri dari 20 pertanyaan. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner, data yang didapatkan dianalisa dengan menggunakan uji chi-square dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian yang didapat pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p=0,000. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan tindakan hemodialisa dengan tingkat depresi klien penyakit ginjal kronik di RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran peran penting untuk perawat unit hemodialisa yaitu melakukan pendekatan secara biopsikosiosial kepada pasien, serta memberikan masukan postif dalam proses penyembuhan pasien penyakit ginjal kronik di BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata kunci: penyakit ginjal kronik, hemodialisa, depresi
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN SOLUSI ANAK PUTUS SEKOLAH Lukman, Nabila; Mytra, Prima
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i1.4546

Abstract

Anak putus sekolah menjadi permasalahan yang masih menjadi tantangan besar di banyak tempat, terutama di negara berkembang. Kejadian ini dipengaruhi oleh beragam faktor yang saling berhubungan, termasuk faktor ekonomi, situasi keluarga, kondisi sosial, serta faktor internal dari diri anak itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penyebab anak tidak sekolah serta merumuskan berbagai solusi yang bisa diterapkan oleh pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis beragam jurnal, laporan penelitian, dan dokumen terkait yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa kemiskinan, kurangnya kesadaran orang tua tentang pendidikan, lingkungan sosial yang tidak mendukung, dan rendahnya motivasi belajar merupakan penyebab utama anak tidak melanjutkan sekolah. Solusi yang direkomendasikan meliputi perbaikan kebijakan pendidikan, peningkatan peran orang tua, dukungan psikososial, serta pengembangan program pendidikan alternatif.