Tawipas Pichaichanarong
College of Communication Arts, Suan Sunandha Rajabhat University, Nakhon Pathom Campus, Thailand

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peircean Visual Semiotics for Tertiary Level Students on Storytelling of Lanna Mural Paintings at Wat Phumin, Nan Province, Thailand Tawipas Pichaichanarong
IJCAS (International Journal of Creative and Arts Studies) Vol 8, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Graduate School of Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ijcas.v8i2.6339

Abstract

AbstractMost temples throughout Thailand have mural paintings upon their inner walls. Founder of Silpakorn University, Prof. Silpa Bhirasri, highlighted 13 temples in Thailand as having exceptional mural paintings. With its original Lanna Mural paintings, Wat Phumin in Nan is one such temple. These mural paintings depict three stories: the Buddha, the previous life of the Buddha and the ordinary lives of local people. In general, mural art is considered a medium designed to convey messages to the audience. Therefore, this study is designed to examine the capability of tertiary level students to comprehend the storytelling of the Lanna mural paintings at Wat Phumin. However, the target group of this study coincided with the data from the questionnaires which collected the data from a field trip on site, which is tertiary education. Various methodologies were used to explore the comprehension of the storytelling of Lanna mural paintings among the tertiary students via Peircean visual semiotics. As a result, the report of this research has been shown in this study. Finally, the knowledge from this study can be used to enhance teaching in various education fields related to visual semiotics and mural paintings. In addition, due to the COVID-19 Pandemic, the volume of visitors to Wat Phumin has been reduced. As the situation gets better, this study can educate anyone who plans to visit this temple. Semiotika Visual Peircean dalam Pengisahan Lukisan Mural Lanna di Wat Phumin, Provinsi Nan, Thailand pada Mahasiswa Abstrak Sebagian besar kuil di Thailand memiliki lukisan mural pada dinding bagian dalam. Pendiri Universitas Silpakorn, Prof. Silpa Bhirasri, menyoroti 13 kuil di Thailand yang memiliki lukisan mural yang luar biasa. Wat Phumin di Nan adalah salah satu kuil yang memiliki lukisan Mural Lanna Mural. Lukisan-lukisan mural ini menggambarkan tiga cerita: Sang Buddha, kehidupan Sang Buddha sebelumnya, dan kehidupan biasa masyarakat setempat. Secara umum, seni mural dianggap sebagai media yang dirancang untuk menyampaikan pesan kepada pengunjung. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam memahami kisah pada lukisan mural Lanna yang ada di Wat Phumin. Kelompok sasaran penelitian ini berkesesuaian dengan data dari kuesioner yang didapat pada hasil kunjungan lapangan setempat, yaitu pendidikan tinggi. Berbagai metodologi digunakan untuk menggali pemahaman akan kisah pada lukisan mural Lanna di kalangan mahasiswa melalui semiotika visual Peircean. Hasilnya kemudian dilaporkan dalam penelitian ini. Pada akhirnya pengetahuan dari penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan pengajaran di berbagai bidang pendidikan yang berkaitan dengan semiotika visual dan lukisan mural. Selain itu, karena pandemi COVID-19, jumlah pengunjung ke Wat Phumin menjadi berkurang. Dengan semakin membaiknya situasi, penelitian ini dapat mengedukasi siapa saja yang berencana untuk mengunjungi kuil ini.Peircean visual semiotics, tertiary level students, Lanna mural paintings, Wat Phumin | semiotika visual peircean, siswa tingkat atas, lukisan mural Lanna, Wat Phumin
Site Visit vs Mental Visualization on Lanna Architecture: A Study on Working Memory in Young Adult Tawipas Pichaichanarong
IJCAS (International Journal of Creative and Arts Studies) Vol 8, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Graduate School of Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ijcas.v8i1.4926

Abstract

The rise of modern architecture styles has strongly impacted the younger generation globally in the current century. This research is designed to study the performance of working memory on understanding Lanna architecture with young adults at a large university in northern Thailand, that of Mae Fah Luang University in Chiang Rai Province, Thailand. In this study, the research focuses on studying the effectiveness of young adults’ working memory to discern Lanna architecture through site visits and mental visualization. The outcomes of this research can help improve architecture pedagogy in the future. For the methodology, questionnaires were used by collecting data from 412 university students from a university in northern Thailand. The data then were analyzed using mean, standard deviation, and p-value. This study concludes that the performance of working memory on the comprehension of Lanna architecture through site visits and mental visualization for young adults was positive. Kunjungan Situs vs Visualisasi Mental pada Arsitektur Lanna: Studi tentang Memori Kerja pada Anak Muda Abstrak Kemunculan gaya arsitektur modern memberi pengaruh kuat pada generasi muda di penjuru duina pada abad ini. Penelitian ini dirancang untuk mempelajari kinerja Memori kerja saat memahami arsitektur Lanna di kalangan anak muda pada sebuah universitas besar di Thailand utara, yaitu Universitas Mae Fah Luang di Provinsi Chiang Rai, Thailand. Dalam studi ini, penelitian berfokus pada bagaimana mempelajari efektivitas memori kerja anak muda untuk membedakan arsitektur Lanna melalui kunjungan situs dan visualisasi mental. Hasil dari penelitian ini dapat membantu meningkatkan pedagogi arsitektur di masa depan. Untuk metodologinya, kuesioner dikumpulkan dari 412 mahasiswa dari sebuah universitas di Thailand utara. Data kemudian dianalisis melalui rata-rata, standar deviasi, dan p-value. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja Memori kerja pada pemahaman arsitektur Lanna melalui kunjungan situs dan visualisasi mental pada anak muda memberi hasil yang positif.