Zul Tinarbuko
MFA in Communication Media Arts Scripps College of Communication Ohio University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Platform Interaktif Kolaboratif: Menggunakan Animasi untuk Menceritakan Kisah - Kisah Sensitif Para Pekerja Migran Eks- Kapal Pesiar di Amerika Serikat pada Masa Pandemi Covid-19 Zul Tinarbuko
Journal of Animation and Games Studies Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jags.v7i1.5115

Abstract

Bercerita mengenai kisah-kisah para penyintas yang telah berhasil keluar dari tekanan masalah yang dialaminya tentu mempunyai tantangan tersendiri. Memberi rasa aman dan nyaman dalam menyimpan rahasia identitas asli para penyintas tersebut adalah hal yang paling penting dalam proyek ini. Cerita mengenai pekerja migran yang berhasil keluar dari tekanan pekerjaan di kapal pesiar dan mendapatkan pekerjaan baru di daratan Amerika Serikat sangat sulit diwujudkan karena status legalitas keimigrasian mereka.  Hal ini kemudian membuat kondisi mereka menjadi sangat rentan, mengingat identitas asli mereka tidak bisa dibuka untuk publik secara gamblang dikarenakan adanya ancaman deportasi dan tagihan denda dalam jumlah besar apabila mereka tertangkap. Melalui proyek ini, penulis bermaksud untuk merancang platform online interaktif yang menghubungkan pihak penyintas dengan pihak pembuat animasi, sehingga mereka dapat berkolaborasi dan membuat satu film animasi mengenai cerita sang penyintas. Penggunaan medium animasi dirasa sangat tepat untuk isu-isu sensitif, karena animasi dapat menceritakan hal yang kompleks secara sederhana, singkat, menjangkau semua umur, dan dapat menceritakan kembali hal-hal sensitif secara terbuka dan cenderung tidak menakutkan. Tujuan utama proyek ini adalah untuk mengakomodasi  suara-suara para penyintas dan memberdayakan mereka agar dapat bercerita secara aman, nyaman dan tetap inklusif.  Terlebih pada masa pandemi covid-19, platform online dan temu virtual menjadi solusi ideal dalam berinteraksi antar pengguna.