Florentina Br Ginting
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Pola Konstruksi Busana Wanita dalam Bentuk Video Animasi Interaktif Florentina Br Ginting; Wesnina Wesnina; Soeprijanto Soeprijanto
Journal of Animation and Games Studies Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jags.v8i1.6176

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran video animasi  interaktif sebagai pendukung pembelajaran Konstruksi Pola dan mengetahui kelayakan media video animasi interaktif sebagai media pembelajaran pola konstruksi . Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development). Desain penelitian menggunakan model penelitian menurut Sugiyono. Tempat penelitian di kampus Institut Kesenian Jakarta Prodi Desain Mode. Obyek penelitian ini berupa pengembangan model pembelajaran berbentuk Video Animasi Interaktif pada mata kuliah Konstruksi Pola. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan melalui angket. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan teknik analisis deskriptif kualitatif yang diungkapkan dalam distribusi skor dan dipersentase terhadap kategori skala penilaian yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model  pembelajaran melalui beberapa tahap, yaitu; (1) identifikasi tujuan pembelajaran, (2) analisis kebutuhan, (3) desain produk, (4) produk awal, (6) uji ahli, (7) revisi I, (8) uji coba kelompok kecil, (9) revisi II, (10) uji coba kelompok besar, (11) revisi III, (12) produk akhir. Tahap membuat produk meliputi; (1) Menyiapkan media yang diperlukan (2) Memasukkan file tersebut ke dalam Adobe After Effects. (3) membuat "New Composition" yaitu (4) membuat bumper (5) Buat mask Gerakkan ilustrasi (6) (7) graph editor dan ubah point tersebut menjadi ease in dan ease out (8) buat text (9) File-Export-Add to Render Queue. Kelayakan media video animasi  interaktif ditinjau dari aspek isi materi, aspek manfaat materi, aspek desain teknis, aspek kemudahan pengoperasian, dan aspek komunikasi berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dosen dan mahasiswa  dalam keseluruhan tahap pengembangan diperoleh hasil penilaian dengan kategori “baik” dan “sangat baik” yang artinya video animasi interaktif  layak digunakan dalam pembelajaran konstruksi pola.
PENGUATAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ECO PRINT BERBASIS BAHAN ALAM Florentina Br Ginting; Wesnina Wesnina; Muchamad Noerharyono; Nisrina Nur Buana; Fauzia Nurrahma Dewi; Audinaya Rizkita; Amanda Dwi Lestari
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.7349

Abstract

Kesadaran lingkungan siswa perlu diperkuat melalui pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berbasis praktik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) ini bertujuan memperkuat kesadaran lingkungan siswa melalui pembelajaran eco print berbasis bahan alam sekaligus memperkenalkan konsep sustainable fashion. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 di SMA Plus Putra Melati Jonggol, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 20 siswa. Pelaksanaan menggunakan pembelajaran partisipatif, demonstrasi, praktik langsung, pembelajaran kooperatif, pendampingan, dan evaluasi. Peserta memperoleh materi mengenai konsep eco print, bahan alam, persiapan kain, mordanting, teknik steam, keselamatan kerja, dan sustainable fashion. Praktik difokuskan pada pembuatan produk hijab ramah lingkungan menggunakan kain Katun Primissima dan daun serta bunga yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan menghasilkan karya tekstil eco print siswa dan memberikan pengalaman langsung dalam memilih bahan alam, menyusun motif, menggulung dan mengikat kain, mengukus, membuka hasil cetakan, serta mengevaluasi kualitas karya. Observasi menunjukkan keterlibatan aktif peserta, pemahaman praktik yang lebih baik, berkembangnya kreativitas, kerja sama, dan kesadaran terhadap pemanfaatan bahan secara bertanggung jawab. Kegiatan juga memperkuat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran eco print dapat menjadi media kontekstual untuk mengintegrasikan keterampilan tekstil, pendidikan lingkungan, kreativitas, dan sustainable fashion.