Ahmad Sahar Syamsudin
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Game Interaktif Augmented Reality Sebagai Media untuk Memperkenalkan Pelukis Wayang Subandi Giyanto Ahmad Sahar Syamsudin
Journal of Animation and Games Studies Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jags.v8i1.5889

Abstract

Tujuan dari perancangan ini ialah untuk mendesain rancangan game interaktif yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality. Game ini ditujukan untuk memperkenalkan seniman pelukis wayang yang menjadi subyek perancangan, yaitu Subandi Giyanto yang merupakan salah satu ujung tombak pelestari seni tradisi. Perancangan ini ditujukan untuk menghasilkan media promosi berbasis Augmented Reality yang ditargetkan untuk generasi muda. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dan menggunakan teori Design Thinking. Berdasarkan hasil simulasi, presentasi, dan diskusi, dapat diketahui bahwa media promosi ini cukup bagus dan layak digunakan. Hasil dari perancangan ini penting untuk diulas dan dikaji guna sebagai evaluasi untuk perancangan media promosi di masa yang akan datang, agar perancang atau pengembang media lain dapat lebih menyempurnakan media promosi serupa.
Religiositas Pada Seni Kontemporer Berbasis Augmented Reality Karya Nina Chanel Abney Berjudul “Imaginary Friend” AHMAD SAHAR SYAMSUDIN
DeKaVe Vol 15, No 2 (2022): DeKaVe Vol. 15 No. 2 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v15i2.6400

Abstract

The development of art and design as well as technology has grown rapidly, all three have changed the influence of each other. So that contemporary art and design has emerged with a variety of uniqueness. These changes cannot be separated from culture and religiosity as well as the life of the creator. This article is intended to analyze the value of religiosity in the work of artist Nina Chanel Abney entitled “Imaginary Friend”. This article uses a descriptive qualitative method. The results of the analysis show that Nina Chanel Abney's artwork uses Augmented Reality technology as the basis for the embodiment of the work. It is also known that there are signs of elements of Christian religious religiosity. In addition, there appears to be a hidden element of the Pan-Africanism movement.