Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tafsir Anti-Kolonial di Indonesia Usan Usan; Tatang Muslim Tamimi
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v1i1.11531

Abstract

This paper aims to examine the anti-colonial commentators and their responses, styles, and thoughts. This research method uses descriptive-analytical. The results and discussion of this paper include interpretive scholars including Ahmad Hasan, Ahmad Sanusi, and Mahmud Yunus. The characteristics of the anti-colonial interpretation are familiar to the socio-political conditions. The result of this creation is because it is located at a time before independence, possibly in the explanation there are not many verses that hold the impetus that arises in the power of endeavors such as those contained in Surah Al-Baqarah: 85 and At-Taubah: 71, in ensuring that The results of the interpretation of the creation at that time have a relationship with the socio-political matters that are in place, moreover it can be more specific to the responses to problems that exist from the results of the interpretations at that time, namely colonized conditions, coupled with other problems such as internal problems which are intertwined with Indonesian citizens who arose a variety of activities from community organizations for the struggle for independence.
KONSEP KEPEMILIKAN DALAM EKONOMI ISLAM Endah Fitri Permatasari; Usan Usan
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5, No 01 (2021): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.353 KB) | DOI: 10.30868/ad.v4i01.1229

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji Islam mengenai konsep kepemilikan (pemilik alam semesta, peran manusia dan siapa yang menyediakan segalanya) karena pada hakikatnya manusia lahir ke dunia tidak memiliki harta benda apapun. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitis. Hasil dan pembahasan dari tulisan ini meliputi Allah merupakan pemilik segala sesuatu di Alam semesta ini, sebagai manusia yang sedari awal tidak memiliki harta benda di dunia harus memahami pemberian sebagai anugerah yang diberikan Allah dengan menggunakannya sebaik mungkin untuk kebermanfaatan orang banyak. Manusia hanya berperan sebagai pengelola yang memberdayakan segala sumber daya bukan sebagai pemilik karena pada setiap aktivitas apapun manusia hanya diberi kepercayaan. Sebagai manusia harus menjaga, merawat dan mengelola apapunĀ  dengan baik karena sudah dititpkan atau diamanahkan oleh Allah serta segala perbuatan kita yang dapat merusak kelak akan dimintai pertanggungjawaban berupa siksa yang pedih. Segala sesuatu yang terhampar di muka bumi dari ujung timur ke barat telah disediakan oleh Allah dengan sebaik-baiknya dengan beragam kenikmatan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Sebagai manusia harus memelihara kelestarian dan aneka sumber daya yang melimpah agar dapat digunakan sebagai mana mestinya.