Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Semantic Search Pada Open Library Menggunakan Metode Latent Semantic Analysis (studi Kasus: Open Library Universitas Telkom) Ivana Azharyani; Dana Sulistyo Kusumo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakOpen Library Telkom University mengalami pertumbuhan yang pesat baik dari sisi jumlah maupunkekayaan kontennya. Sebagai konsekuensinya, dibutuhkan metode pencarian yang mampu memberikanhasil yang lebih akurat. Pencarian berbasis metadata sudah memberikan tambahan opsi, namun jugamasih memiliki kelemahan tidak dapat menemukan dokumen yang memiliki kemiripan. Kelemahan inibisa diatasi oleh pencarian semantik dengan memahami maksud dari pencari dan makna kontekstualistilah, seperti yang ditampilkan dalam data pencarian dengan mengkombinasiakan Latent SemanticAnalysis (LSA) dan weighted tree similarity. Berdasarkan hasil pengujian, sistem yang dibagun mampumemberikan informasi relevan dengan rata-rata nilai precision dan recall yang baik. Nilai rata-rataprecision 57.1181868% dan nilai rata-rata recall 85.0848178%. Hasil nilai rata-rata recall sudah baikkarena hampir mendekati 100% artinya tingkat keberhasilan sistem dalam menemukan dokumen yangrelevan. Sehingga dapat disimpulkan, metode LSA dan weigted tree mampu memberikan dokumen yangrelevan kepada penggunanya serta ketepatan antara kueri masukkan dengan hasil pencarian dokumen.Kata Kunci: latent semantic analysis, weighted tree similarityAbstractThe Telkom University Open Library promotes rapid growth in terms of both the amount and wealth of itscontent. As a consequence, a search method is needed that is able to provide more accurate results. Searchbased on metadata has provided additional options, but also has the disadvantage of not being able to finddocuments that have a similarity. This weakness can be overcome by semantic search with the intent andpurpose of contextual terms, as referred to in search data by combining Latent Semantic Analysis (LSA)and weighted tree similarity. Based on the test results, the built system is able to provide relevantinformation with an average value of precision and good memory. The average precision value is57.1181868% and the average recall value is 85.0848178%. The results of the average value of 100%withdrawal means the level of success in finding relevant documents. Detachable, the LSA method and theweigted tree provide relevant documents for its users as well as the accuracy between the queries providedwith the document search results.Keywords: latent semantic analysis, weighted tree similarity
Pengaruh Metode Design Thinking Yang Digabungkan Dengan Metode Extreme Programming Dalam Membangun Inovasi Pada Website “kerjayuk” Untuk Mahasiswa Universitas Telkom Muhamad Fachrian; Dana Sulistyo Kusumo; Aristyo Hadikusuma
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Extreme Programming merupakan suatu metode pengembangan perangkat lunak yang mengajarkan nilai-nilai kesederhanaa, komunikasi, keberanian serta nilai umpan balik. Metode Extreme Programming memungkinkan untuk melakukan diskusi yang dimana dapat melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan user yang disebabkan karena klien belum terlalu yakin atau belum memahami fiturfitur apa saja yang diinginkan pada aplikasi, atau karena mereka menginginkan perubahan terhadap fitur yang sudah ada sebelumnya. Untuk mengetahui apa saja yang perlu dijelaskan pada pembahasan, maka perlu dilakukannya metode Design Thinking. Penting untuk dilakukannya validasi mengenai keputusan inisial sedini mungkin agar dapat dipastikan bahwa tidak perlu untuk menghabiskan banyak waktu dan anggaran untuk melakukan pengembangan suatu aplikasi. Berdasarkan penjelasan di atas, Aplikasi Kerja.yuk yang menggunakan metode Extreme Programming yang diintegrasikan dengan metode Design Thinking pada tahap exploration dan Planning untuk membuat user story card yang dapat membantu untuk mendapatkan solusi terbaik sesuai kebutuhan user serta dapat membantu proses perancangan kasar dari aplikasi Kerja.yuk. Kata Kunci: Extreme Programming, Design Thinking, User, Exploration Phase, Iteration to Release Phase, Story Card.