Berkaitan dengan penyusunan penelitian yang diberi judul ,” Pelaksanaan Pengawasan Oleh Sekretaris Dalam Upaya Mencapai Efektivitas Pengelolaan Kearsipan Pada Sekretariat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka “ , penyusun melaksanakan penelitian untuk mengetahui sejauhmana hubungan pengawasan dengan pengelolaan kearsipan pada Sekretariat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka yang merupakan salah satu indikator yang dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan dari pelaksanaan tugas dan fungsi dinas tersebut.Berdasarkan pengamatan penyusun selama penelitian pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka, ternyata masih ditemui beberapa indikasi masalah yang menunjukan bahwa efektivitas pengelolaan kearsipan pada Dinas tersebut belum tercapai.Permasalahan tersebut diduga karena SekretarisDinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka dalam pelaksanaan pengawasannya belum optimal. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, mengolah dan menilai jawaban angket, diperoleh hasil sebagai berikut :1. Sekretaris Dinas belum optimal dalam menerapkan teknik-teknik pengawasan , dan berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan kearsipan yang belum tercapai2. Kepala Dinas menemui beberapa hambatan dalam menerapkan teknik-teknik pengawasan3. Sekretaris Dinas telah mengatasi berbagai hambatan dengan melakukan berbagai upaya Berdasarkan hasil analisa data dari jawaban angket yang disebarkan kepada responden, ternyata penerapan teknik-teknik pengawasan oleh Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka baru mencapai rata-rata 66,30 % dengan rincian sebagai berikut :1. Teknik Pengawasan Langsung baru mencapai rata-rata 66,75 %2. Teknik Pengawasan Tidak Langsung baru mencapai rata-rata 65,80 %Selanjutnya mengenai tingkat pencapaian pengelolaan kearsipan baru mencapai rata-rata 66,75 %. Memperhatikan hasil penerapan asas-asas pengawasan yang baru mencapai rata-rata 66,30 % ternyata berpengaruh terhadap pencapaian pengelolaan kearsipan yang baru mencapai 66,75 %.Dengan demikian hipotesis yang penyusun ajukan yaitu : “Jika pelaksanaan pengawasan oleh Sekretaris berdasarkan teknik-teknik pengawasan, maka pengelolaan kearsipan pada Sekretariat Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Majalengka tercapai”, teruji dan dapat diterima.