diding badjuri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN MOTIVASI OLEH CAMAT DALAM UPAYA MENCAPAI EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI WILAYAH KECAMATAN JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA diding badjuri
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 5, No 1 (2012): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 10 Tahun 2009 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Majalengka, kedudukan Kecamatan  merupakan Perangkat Daerah  sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dipimpin oleh seorang Camat yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.Berkaitan dengan penyusunan penelitian yang diberi judul ,” Pelaksanaan Motivasi Oleh Camat Dalam Upaya Mencapai Efektivitas Penerimaan PBB di Wilayah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka“,  penyusun melaksanakan penelitian untuk mengetahui sejauhmana hubungan motivasi dengan efektivitas penerimaan PBB di Kecamatan Jatitujuh   Kabupaten Majalengka yang merupakan salah satu indikator yang dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan dari pelaksanaan tugas dan fungsi kantor Camat.Berdasarkan pengamatan penyusun selama  penelitian pada Kantor Camat Jatitujuh dan Kantor Desa di Wilayah Kecamatan Jatitujuh    Kabupaten Majalengka, ternyata masih ditemui beberapa indikasi masalah yang menunjukan bahwa efektivitas penerimaan PBB belum tercapai . Permasalahan tersebut diduga karena Camat Jatitujuh dalam pelaksanaan motivasinya belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari indikasi sebagai berikut :a.      Masih kurangnya  perhatian Camat  terhadap pemberian penghargaan bagi perangkat desa yang berprestasi selaku kolektor PBB dalam bentuk materi b.      Camat belum mampu menyediakan fasilitas kerja, sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas perangkat desa.Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analistis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta angket, mengolah dan menilai jawaban angket,  diperoleh hasil sebagai berikut :1.      Camat belum optimal dalam menerapkan asas-asas motivasi, terbukti dari penerapan asas-asas motivasi baru mencapai rata-rata 67,33 % dan berpengaruh terhadap efektivitas penerimaan PBB  yang baru mencapai   17  %2.      Camat menemui beberapa hambatan dalam menerapkan asas-asas motivasi3.      Camat telah berupaya mengatasi hambatan dengan melakukan berbagai upayaDengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan motivasi memiliki hubungan erat dengan pencapai efektivitas penerimaan PBB.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PERANGKAT DESA PAGANDON KECAMATAN KADIPATEN KABUPATEN MAJALENGKA Diding Badjuri
Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA Vol 6, No 1 (2013): jurnal cendekia
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kualitas pelayanan publik Perangkat Desa tidak hanya dirasakan oleh masyarakat desa di daerah saja, hampir semua masyarakat yang ada di wilayah Kabuapten Majalengka menapsirkan sama “Bahwa kualitas pelayanan Perangkat Desa belum optimal”. Desa Pagandon sebagai desa transisi, tentu harus banyak yang diperbaiki terutama kinerja Perangkat Desa itu sendiri. Terlebih lagi dengan peresmian Undang-Undang no 06 tahun 2014 maka Perangkat Desa harus sudah siap menerima kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dan memaksa aparatur desa untuk lebih produktif.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Menurut Sugiyono (2012:23) menyatakan bahwa data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan (skoring).Sumber pengumpulan data yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Data Primer merupakan data yang diperoleh atau dikumpulkan secara langsung dari sumber data. Dalam penelitian ini media pengumpulan datanya dengan menggunakan pedoman wawancara yang ditanyakan kepada masyarakat di Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka. 2) Data Sekunder merupakan data yang dapat menunjang data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari buku-buku, jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu.Berdasarkan pada hasil penelitian dan wawancara yang dilakukan penyusun terhadap 46 responden, tanggapan mengenai kualitas pelayanan public paling tinggi terletak pada indikator perhatian Perangkat Desa sebagai berikut: responden yang menjawab puas sebanyak 44 orang dengan persentase nilai total skor sebesar 95,65%, sementara tanggapan paling rendah terletak pada indikator penanganan keluhan warga sebagai berikut: responden yang menjawab puas sebanyak 26 orang dengan persentase nilai total skor sebesar 56,52%. Akan tetapi secara keseluruhan kualitas pelayanan publik Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten sangat memuaskan dengan rata-rata responden yang menyatakan puas sebanyak 70,47% menyatakan puas dan sisanya 29,53% menyatakan tidak puas.Berdasarkan pada hasil penelitian dan wawancara yang dilakukan penyusun terhadap 46 responden diperoleh data yang signifikan, akan tetapi masih ada yang menyatakan belum puas. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu sebagai berikut: 1) Struktur Organisasi Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten; 2) Kemampuan Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten; 3) Sistem Pelayanan Perangkat Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten.