Muhammad Arif Billah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Risk Management of Gold Pawn Product in Bank Syariah Indonesia (BSI) Krian Branch Ardhi Seiva Ahmad; Ahmad Khoirur Rohim; Muhammad Arif Billah; Achmad Room Fitrianto
AL-QARDH Vol 6, No 2 (2021): AL-QARDH
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jaq.v6i2.3537

Abstract

The purpose of this research is to analyze the risk management of the BSI gold pawn product in the BSI Krian branch. This research is a qualitative research. In this research, the official of BSI Krian branch served as key informants which have a adequate knowledge about financing process BSI gold pawn. Data collection conducted through interview, documentation, and observation techniques. The result of this research shows that BSI Krian branch implements risk management on the BSI gold pawn product. There are four steps in the process of implementing risk management on the gold pawn product BSI Krian branch; risk identification, risk measurement, risk monitoring, and risk control. Besides implement risk management BSI Krian branch has prepared risk mitigation on the gold pawn product. The mitigation processes are to mitigate the miss gold estimation accuracy, the gold storage risk, the risk of payment failure or jamming, the last but not least is mitigate the gold price drop. In the implementation of risk management and risk mitigation by BSI Krian Branch there are two obstacles those are from internal and external banks. In the effort to face that obstacles, BSI Krian branch has had an effort to overcome both from internal and external banks. With the implementation of risk management on the gold pawn product by BSI Krian branch can prevent and minimize the risk which arise from that financing
Strategi Peningkatan Mutu Pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) Dalam Rangka Mengembangkan Inovasi Produk dan Kepuasaan Pelanggan (Studi Kasus Pada ATAP BIRU DRINK & FOOD Sidoarjo) Muhammad Arif Billah; Ilham M. Kom
JURNAL PROFIT Vol 5, No 1 (2021): Economic Manajerial
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v5i1.1543

Abstract

Persaingan antar dunia usaha yang tinggi  khususnya dibidang kuliner sehingga pelaku usaha dituntut untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Bisnis akan meningkat keuntungannya jika perusahaan tersebut mampu beroperasi dengan efisien, dengan biaya efektif, menghindarkan pemborosan dan kerja ulang (rework), dan memastikan bahwa semua kegiatan diarahkan pada upaya memuaskan kebutuhan pelanggan. Apabila kualitas produk yang dihasilkan baik maka konsumen akan cenderung untuk melakukan pembelian ulang sedangkan bila kualitas produk tersebut tidak sesuai dengan yang diinginkan konsumen maka akan mengalihkan pembelian berikutnya pada produk lain yang sejenis. Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui inovasi produk yang dibuat oleh pelaku UMKM Atap Biru Drink & Food. (2) Untuk mengetahui Strategi dalam meningkatkan kepuasaan pelanggan Atap Biru Drink & Food.Penelitian ini dilakukan di Atap Biru Drink & Food dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan melakukan observasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode penelitian lapangan dan kepustakaan. Untuk menganalisis data dari lapangan, digunakan metode deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdaftar memiliki Surat Keterangan Usaha yang dikeluarkan oleh instansi pemerintahan terkait sehingga menambah nilai positif bagi keberlangsungan suatu usaha Dalam meningkatkan jumlah peningkatan pembelian Atap Biru Drink Bekerja sama dengan Holding BUMN Pegadaian, yakni dengan pembelian 2 minuman all variant menu mendapatkan Buku Tabungan Emas senilai 50 Ribu. Sangat berbeda dengan usaha-usaha nama lain yang sejenisSaran yang diberikan peneliti kepada Atap Biru Drink & Food  adalah dengan mengetahui hasil dari penelitian strategi peningkatan mutu pelaku UMKM maka diharapkan agar Atap Biru Drink & Food Penambahan tempat duduk yang masih kurang dalam pengantrian pembelian .Penambahan karyawan/ tenaga baru dalam satu outlet agar mempercepat transaksi pembelian. Jam buka operasional yang konsisten pukul 15.00- 23.30 karena pada saat penelitian ditemukan konsumen memberikan informasi hal itu membuat prasangka tutup outlet pada hari itu juga.