Teguh Prasetyo Utomo
Universitas Islam Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Perpustakaan

POTENSI IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK PERPUSTAKAAN Teguh Prasetyo Utomo
Buletin Perpustakaan Vol. 2 No. 1 (2019): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masuknya Era Revolusi Industri 4.0 dimana keberadaan Internet of Things (IoT) menjadi salah satu ciri utamanya telah membuat perubahan yang sangat signifikan di berbagai sektor kehidupan. IoT dipandang sebagai sebuah solusi cerdas yang menjadikan manusia danĀ  berbagai benda; objek ataupun perangkat yang ada di alam nyata bisa saling terhubung dan saling berkomunikasi dalam sebuah sistem yang terintegrasi dengan menggunakan jaringan internet sebagai penghubungnya. Hal ini memiliki tujuan agar manusia penggunanya bisa mengambil informasi semua benda; objek; atau perangkat tersebut kapan pun dan di manapun, untuk kemudian bisa mengambil keputusan untuk melakukan suatu tindakan yang tepat berdasarkan informasi tersebut. Dalam bidang perpustakaan, IoT menjadi salah satu bentuk inovasi yang revolusioner. Perpustakaan yang semula hanya sebagai sebuah bangunan berisikan deretan buku-buku tecetak yang hanya berkutat pada penyediaan koleksi dan layanan perpustakaan, kini tidak lagi. Dengan mengimplementasikan IoT, perpustakaan mampu menjadi suatu institusi informasi yang tidak hanya menyediakan koleksi dan layanan, tapi juga memberikan nilai tambah bagi pemustakanya. Beberapa bentuk potensi dari implementasi IoT di perpustakaan antara lain adalah (1) Literasi Informasi, (2) Akses Terhadap Perpustakaan dan Koleksinya, (3) Manajemen Koleksi, (4) Layanan Rekomendasi, (5) Layanan Berbasis Lokasi, dan (6) Manajemen Peralatan.
LITERASI INFORMASI DI ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF AJARAN ISLAM Teguh Prasetyo Utomo
Buletin Perpustakaan Vol. 3 No. 1 (2020): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil dari penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa di era digital saat sekarang ini terjadi apa yang kita kenal dengan sebutan ledakan informasi (information explosion). Problematika atas ledakan informasi dapat dilihat dari meningkatnya produksi maupun distribusi beraneka ragam informasi melalui media digital. Beragam informasi bercampur dan tersebar ke public, sehingga diperlukan keterampilan bagi publik untuk bisa memilah dan memilih informasi secara cepat, tepat dan efektif yang sudah kita kenal dengan istilah literasi informasi (information literacy skill). Dalam perspektif ajaran Islam pun kita bisa menemukan ajaran yang membahas tentang pentingnya literasi informasi ini. Dalam menerima informasi, umat Islam diajarkan untuk tidak serta merta menelan mentah-mentah informasi tersebut tanpa melakukan terlebih dahulu tabayyun atau klarifikasi terhadap informasi terkait. Dengan demikian, ketika publik memiliki kemampuan literasi informasi yang baik, maka dampak negatif yang ditimbulkan dari ledakan informasi yang terjadi di era digital saat ini akan bisa diminimalisai.