Dadang Dwi Septiyan
FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dimensi Mistik Musik Sufi Kelompok Kesenian Sufi Multikultural Kota Pekalongan Dadang Dwi Septiyan; Rista Dewi Opsanti
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.677 KB) | DOI: 10.30870/jpks.v3i1.4067

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan Kelompok Kesenian Sufi Multikultural dan untuk mendapatkan data tentang dimensi mistik musik sufi Kelompok Kesenian Sufi Multikultural. Penelitian ini dilakukan di Kota Pekalongan, tepatnya di kelompok Kesenian Sufi Multikultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan data-data yang didapat dan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kelompok Kesenian Sufi Multikulktural, kesenian sufi masih bertahan dan masih dapat digunakan sebagai media dzikir oleh pelakunya. Kesenian Sufi terus bertahan dan tumbuh dalam perihal alat musik, komposisi, pelaku dan fungsi dari kesenian sufi itu sendiri. 
KOMUNITAS MUSIK HARDCORE STRAIGHT EDGE DI KABUPATEN BATANG (Kajian Tentang Analisis Bentuk Musik dan Aktivitasnya) Dadang Dwi Septiyan
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.486 KB) | DOI: 10.30870/jpks.v2i1.2510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan kajian analisis bentuk musik dan aktivitas komunitas musik hardcore straight edge di Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan fokus penelitian komunitas musik hardcore straight edge di Kabupaten Batang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara mereduksi, penyajian data dan menyimpulkan semua informasi secara benar. Hasil penelitian menunjukan bahwa musik hardcore straight edge tersusun atas komponen utama dan tambahan. Komponen utama musik hardcore straight edge umumnya berbentuk lagu tiga bagian. Apabila dilihat dari hasil analisis motifnya, musik hardcore straight edge mempunyai keseragaman motif, yaitu motif figurasi. Dalam lagu tersebut terdapat keseragaman pola harmoni yang dapat ditunjukkan bahwa kadens yang dipakai untuk frase pertanyaan berupa kadens otentik sempurna, dan kadens yang terdapat dalam frase jawaban berupa kadens setengah (dominan). Komunitas hardcore straight edge merupakan komunitas yang awalnya memiliki nilai negatif, namun sering berkembangnya komunitas hardcore straight edge nilai tersebut sedikit redam pada perspektif masyarakat. 
EKSISTENSI KESENIAN GAMBANG SEMARANG DALAM BUDAYA SEMARANGAN Dadang Dwi Septiyan
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.016 KB) | DOI: 10.30870/jpks.v1i2.1027

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan musik Gambang Semarang di Kota Semarang dan untuk mendapatkan data tentang eksistensi dan perkembangan musik Gambang Semarang. Penelitian ini dilakukan di Kota Semarang, tepatnya di kelompok "Pahat Etnik" yang ada di Balemong Resort Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan data-data yang didapat dan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kelompok "Pahat Etnik", Gambang Semarang masih bertahan dan masih dapat disukai oleh masyarakat umum. Gambang Semarang terus bertahan dan tumbuh dalam perihal alat musik, komposisi, pemain dan fungsi dari Gambang Semarang itu sendiri.
Bentuk Pertunjukan Kesenian Barongan Grup Samin Edan Kota Semarang Dadang Dwi Septiyan
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v3i2.4580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertunjukan dari Barongan Samin Edan dan untuk mengetahui nilai yang terkandung dalam pertunjukan Barongan Samin Edan. Metode yang tersirat dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertunjukan Barongan Samin Edan adalah tarian khas Blora yang menirukan gerakan binatang yaitu harimau, yang dikenal juga di Indonesia sebagai macan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gerakan dalam Barongan Samin Edan mengandung arti khusus; secara khusus mewakili dan mengilustrasikan kehidupan komunitas pertanian di Blora, Indonesia.