Puja Sulistyawan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai Pemediasi pada Pengaruh Kompetensi dan Modal Psikologi (Psychological Capital) terhadap Kinerja Puja Sulistyawan
Jurnal Ilmiah Aset Vol 19 No 2 (2017): Jurnal ASET Volume 19 No 2
Publisher : STIE Widya Manggala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research test to influence the competence and psychological capital of performance with OCB mediation by officers of the BPS the Central Java Province.Hypothesis testing of this research use result of multiple linear regression analysis.The research is done by BPS Kendal Regency, Demak Regency, Semarang Regency and Salatiga City. From the beginning, Sample is used in this research 124 officers, but the questionnaire can be analyzed is turned 114. Base on the result of hypothesis test can be concluded. The first, positively influential competence and significance of Organizational Citizenship Behavior (OCB).The second, Psychological Capital influence by positive way and significance of Organizational Citizenship Behavior (OCB). The third, the performance is not influenced by significant competence. The fourth, the performance is influenced by positive way and significance of Psychological Capital. And the last, Organizational Citizenship Behavior (OCB influence to positive way and significance of performance. In this mediation, the result is OCB variable mediate perfectly (full mediated) the influence competence to performance, but the influence of variable capital psychology on performance in another side more effective directly is not through the OCB.
PERAN SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN TERHADAP PEREKONOMIAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN SEMARANG Puja Sulistyawan
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 3 No. 1 (2021): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i1.62

Abstract

Pembangunan ekonomi suatu wilayah merupakan suatu proses dimana pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat mengelola berbagai sumber daya yang ada. Salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja suatu daerah.  Pertumbuhan ekonomi suatu daerah dapat dilihat dari nilai PDRB daerah tersebut. Supaya pertumbuhan ekonomi suatu wilayah lebih pesat, maka harus dicari sektor basis/sektor unggulan daerah tersebut. Dua alat analisis yang digunakan untuk mendeteksi sektor basis adalah dengan pendekatan Location Quotient (LQ), serta Multiplier. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan sektor industri pengolahan dalam perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Semarang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. Alat Analisis yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ), Multiplier Shortrun (MS), dan Elastisitas tenaga kerja dengan menggunakan variable PDRB dan jumlah tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan pada tahun 2020 mempunyai nilai LQ PDRB 1,11 dan LQ Tenaga kerja 1,22; nilai MS PDRB 2,66 dan nilai MS tenaga kerja 2,76 dengan nilai elastisitas tenaga kerja sebesar 4,41. Hal ini menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan merupakan sektor basis yang patut diberikan perhatian lebih dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Semarang.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN SEMARANG Puja Sulistyawan
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 1 No. 2 (2019): Desember: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu masalah krusial di setiap Kabupaten/Kota di Indonesia, termasuk di Kabupaten Semarang. Upaya untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Semarang yang lebih efektif dan efisien dapat diketahui dengan melihat faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kemiskinan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel apa saja yang berpengaruh terhadap angka kemiskinan di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda yang diolah menggunakan aplikasi eviews 9.0 yang datanya diambil dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang antara tahun 2010- 2018. Hasil dari penelitian ini diantaranya yaitu variabel jumlah penduduk berpengaruh signifikan dan berarah negatif terhadap angka kemiskinan. PDRB memberikan pengaruh yang signifikan dan berarah positif terhadap angka kemiskinan. Sedangkan variabel angka harapan hidup memberikan pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap angka kemiskinan. Tetapi variabel rata-rata lama sekolah tidak berpengaruh signifikan terhadap angka kemiskinan.