Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kontraktor dan Kondisi Lingkungan Terhadap Bahaya Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Di Proyek The Canary Apartement Andi Maddeppungeng; Siti Asyiah; Fadil Prasetyo
Jurnal Fondasi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v0i0.14423

Abstract

Proyek konstruksi gedung tinggi memiliki resiko kecelakaan yang tinggi, maka diterapkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya bahaya kesehatan dan keselamatan kerja pada proyek konstruksi gedung tinggi. Kecelakaan kerja dapat terjadi akibat manusia, metode, material, mesin serta lingkungan kerja, oleh karena itu dilakukan penelitian ini pada proyek konstruksi pembangunan gedung The Canary Apartement. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja bahaya K3 yang dominan terjadi akibat kontraktor dan kondisi lingkungan pada proyek The Canary Apartement serta penanganannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penyebaran kuesioner dan observasi lapangan. Data dianalisis dengan menggunakan program Ms. Excel dan SEM AMOS. Berdasarkan hasil penelitian pada variabel kontraktor terdapat dua indikator yang paling dominan berpengaruh signifikan yaitu tidak peduli masalah terkait kesehatan dan keselamatan kerja (K2) dan tidak bersedia mengeluarkan biaya terkait keselamatan (K3). Pada hasil variabel lingkungan terdapat dua indikator yang paling dominan berpengaruh signifikan yaitu kondisi penyimpanan peralatan tidak rapih (L6) dan penyimpanan bahan-bahan yang berbahaya tidak sesuai tempat (L7). Penanganan yang dilakukan untuk menghindari bahaya K3 paling dominan terjadi akibat dari pengaruh kontraktor dan kondisi lingkungan di proyek The Canary Apartement dapat dilakukan dengan cara mengadakan sosialisasi peraturan K3 seperti rambu K3, APD dan safety talk, penggunaan anggaran K3 sesuai dengan dokumen kontrak, meningkatkan keamanan dan kerapihan lingkungan kerja, serta menerapkan 5R (Ringkas, Rapih, Resik, Rawat dan Rajin).
Analisis Pengaruh Pengendalian Material dan Alat Berat Terhadap Kinerja Waktu Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang Tahap 1) Andi Maddeppungeng; Siti Asyiah; Muhamad Toha
Jurnal Fondasi Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v11i2.17100

Abstract

Dari beberapa proyek yang telah dijalankan, dapat dilihat seberapa banyak proyek yang telah dikatakan sukses berdasarkan sudut pandang selesai tidaknya proyek tersebut. Permasalahan yang terjadi saat ini pada proyek konstruksi di wilayah Banten yaitu kesulitan pengiriman material dan alat berat dikarenakan pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosisal Berskala Besar (PSBB) yang di terapkan di wilayah Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengendalian material dan alat berat terhadap kinerja waktu serta hubungan antara kedua variabel pada proyek konstruksi. Penelitian dilakukan pada proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang tahap 1. Metode pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh karyawan proyek..Analisa data menggunakan software SPSS v.25 untuk melakukan pengujian analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan pengendalian material berpengaruh sebesar 50,1 % terhadap kinerja waktu proyek, pengendalian alat berat berpengaruh sebesar 84,7 %  terhadap kinerja waktu proyek, serta pengendalian material dan pengendalian alat berat secara simultan berpengaruh sebesar 92,7% terhadap kinerja waktu proyek. Hasil analisa : Y = 1,649 + 0,262 X1.2 + 0,193 X1.4 + 0,424 X1.5 + 0,774 X2.1 + 0,945  X2.4  – 1,158 X2.6 + 1,087 X2.8  – 0,435 X2.11 .Dari hasil analisis didapatkan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja waktu proyek yaitu kekurangan jumlah operator alat berat dengan nilai koefisien sebesar 1,158 dan variabel yang paling rendah pengaruhnya terhadap kinerja waktu yaitu ketersediaan material dengan nilai koefisien 0,193.
Pengaruh Tenaga Kerja dan Material Terhadap Kecelakaan Kerja Andi Maddeppungeng; Siti Asyiah; Agus Radifta Regiansyah
Jurnal Fondasi Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v11i2.17099

Abstract

Pada setiap pelaksanaan proyek konstruksi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat di utamakan oleh perusahaan-perusahaan konstruksi, karena konstruksi disetiap kegiatannya mempunyai tingkat risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu hal yang penting dan harus diperhatikan dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi untuk mengurangi potensi kecelakaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen tenaga kerja terhadap kecelakaan kerja, pengaruh manajemen material terhadap kecelakaan kerja, serta ntuk mengetahui pengaruh manajemen tenaga kerja dan material terhadap kecelakaan kerja.  Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yakni dengan menggunakan kuesioner dalam pengamatan dan pengambilan data di lapangan. Langkah analisis ini menggunakan analisis persamaan struktural atau biasa di sebut Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian ini adalah para petukang dan pekerja kantor. Hasil analisis menyatakan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap material dengan nilai pengaruh 70,7%. Hasil analisis menyatakan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecelakaan kerja dengan nilai pengaruh 46,6 %.Hasil analisis menyatakan bahwa material berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecelakaan kerja dengan nilai pengaruh 42,4%.