D. M. Priyantha Wedagama
Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Udayana University, Bukit Jimbaran - Bali, 80361

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Time Headway Modelling of Motorcycle-Dominated Traffic to Analyse Traffic Safety Performance and Road Link Capacity of Single Carriageways D. M. Priyantha Wedagama
Jurnal Teknik Sipil Vol 24 No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2017.24.1.4

Abstract

AbstractThis study aims to develop time headway distribution models to analyse traffic safety performance and road link capacities for motorcycle-dominated traffic in Denpasar, Bali. Three road links selected as the case study are Jl. Hayam Wuruk, Jl.Hang Tuah, and Jl. Padma. Data analysis showed that between 55%-80% of motorists in Denpasar during morning and evening peak hours paid less attention to the safe distance with the vehicles in front. The study found that Lognormal distribution models are best to fit time headway data during morning peak hours while either Weibull (3P) or Pearson III distributions is for evening peak hours. Road link capacities for mixed traffic predominantly motorcycles are apparently affected by the behaviour of motorists in keeping safe distance with the vehicles in front. Theoretical road link capacities for Jl. Hayam Wuruk, Jl. Hang Tuah and Jl. Padma are 3,186 vehicles/hour, 3,077 vehicles/hour and 1935 vehicles/hour respectively.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyusun model-model distribusi time headway untuk analisis kinerja keselamatan lalu lintas dan kapasitas ruas jalan yang lalu lintasnya didominasi oleh  sepeda motor di kota Denpasar, Bali. Tiga ruas jalan yang digunakan sebagai studi kasus adalah Jl. Hayam Wuruk, Jl.Hang Tuah, dan Jl. Padma. Analisis data menunjukkan bahwa antara 55%-80% pengendara kendaraan bermotor di Denpasar saat jam puncak pagi dan malam tidak memperhatikan jarak aman dengan kendaraan di depannya. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa model distribusi lognormal terbaik untuk pemodelan  data time headway saat jam sibuk pagi sementara model Weibull (3P) atau distribusi Pearson III untuk jam sibuk malam. Kapasitas ruas jalan untuk lalu lintas campuran yang didominasi oleh sepeda motor sangat dipengaruhi oleh perilaku pengendara kendaraan bermotor saat menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Kapasitas ruas jalan teoritis untuk Jl. Hayam Wuruk, Jl. Hang Tuah dan Jl. Padma adalah berturut-turut 3.186 kendaraan / jam, 3.077 kendaraan / jam dan 1.935 kendaraan / jam. 
The Influence of Motorcyclists’ Attitudes on Traffic Accidents and Offences D. M. Priyantha Wedagama
Jurnal Teknik Sipil Vol 24 No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2017.24.2.2

Abstract

Abstract This study aims at identifying determinants of motorcyclists’s attitudes and analysing their influences on the occurrence of traffic accidents and offences. A self-reported questionnaire survey was distributed in year 2016 among a representative sample of motorcyclists in Denpasar, Bali. The questionnaire consisted variables of socioeconomic factors, the use of motorcycle and riding history, learning method and experience on riding motorcycles, motorcyclist attitudes and involvement in traffic accidents and offences. The results show that age and education level influenced learning method and experiences variables while gender did on motorcyclists’ attitude. In addition, learning method and experience and motorcyclists’ attitudes on the road were two significant factors respectively that negatively affected motorcyclists’ involvement in traffic accidents and offences. In other words, ages, education level and gender have significant indirect influences on motorcyclists’ involvement in traffic accidents and offences. The influence of gender implies that compared to females, male motorcyclists are more likely to fail giving priority and violate parking signs. In comparison with females, male motorcyclists therefore, are more likely to get involved in traffic accidents and offences. Interestingly, this study indicated that motorcyclists with a higher education were not a guarantee not to involve in traffic accidents and offences. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi faktor-faktor penentu sikap pengendara sepeda motor dan pengaruhnya terhadap terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pengambilan data dilakukan pada tahun 2016 dengan menyebarkan kuesioner kepada pengendara sepeda motor di Denpasar, Bali. Kuesioner memuat variabel-variabel sosial ekonomi, rekam penggunaan sepeda motor, teknik latihan dan pengalaman berkendara dengan sepeda motor, sikap pengendara motor dan keterlibatan terkait pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan tingkat pendidikan berpengaruh kepada teknik latihan dan pengalaman berkendara sementara jenis kelamin berpengaruh pada sikap pengendara sepeda motor. Teknik latihan dan berkendara dan sikap pengendara sepeda motor adalah dua faktor penting yang berdampak negatif terhadap keterlibatan pengendara sepeda motor dalam pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Usia, tingkat pendidikan dan jenis kelamin memiliki pengaruh tidak langsung pada keterlibatan pengendara sepeda motor dalam pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pengendara sepeda motor pria, dibandingkan dengan wanita, mempunyai kemungkinan untuk tidak memberikan prioritas kepada pengendara bermotor lainnya dan pelanggaran rambu lalu lintas (parkir). Dengan perkataan lain, pengendara sepeda motor laki-laki di Denpasar, mempunyai kemungkinan terlibat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa pengendara sepeda motor dengan pendidikan tinggi bukan jaminan tidak terlibat dalam pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.