Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN LIQUID GAS FOR VEHICLE (LGV) DENGAN PERTAMAX TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 2000 cc Muhamad As’adi; Yuhani Djaja
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v6i2.1182

Abstract

APBN 2015 mengisyaratkan bahwa Pemerintah akan mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak dari 48 juta kilo liter menjadi 46 juta kilo liter, implikasi dari hal ini jelas akan berdampak pada kebijakan penggunaan BBM dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan sektor transportasi dan industri. Salah satu bahan bakar yang cadangannya masih cukup banyak dan pemanfaatannya masih terbatas pada kebutuhan rumah tangga serta usaha sector kuliner adalah Liquid Petrolium Gas (LPG). LPG mempunyai produk turunan dengan merk dagang Elpiji dan Liquid Gas for Vehicle (LGV atau sering disebut dengan Vigas). LGV mempunyai RON 98 setara dengan bahan bakar Pertamax dan mudah disimpan dalam tangki portabel karena tekanan nya relative rendah yaitu 8-15 bar, sedangakan tekanan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) yang sering disebut dengan Bahan Bakar Gas (BBG) sekitar 200 bar. Perkembangan penggunaan LGV di masyarakat cenderung lambat hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang ada dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan LGV untuk sektor transportasi masih kurang. Tujuan dan target penelitian ini adalah didapatkannya konstanta performa dari motor bensin yang berbahan bakar LGV dan Pertamax, sehingga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa LGV bisa digunakan sebagai bahan bakar pada sector transportasi dan lebih ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen dengan mesin uji motor bensin 2000 cc yang berbahan bakar LGV dan Pertamax. Pengujian dilakukan dengan uji static diatas Dyno Test. Luaran data yang dihasilkan berupa performa mesin yang meliputi torsi, daya, konsumsi bahan bakar, selain uji static juga dilakukan uji emisi gas buang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa enggunaan Liquid Gas For Vehicle (LGV) dengan merk dagang Vigas mampu menaikkan Daya mesin maksimum sebesar 20,86% dan daya rata-rata sebesar 14,1%, torsi maksimum yang dihasilkan oleh Motor berbahan bakar Vigas lebih kecil dari motor yang berbahan bakar pertamax, penurunannya sebesar 0.94% Penggunaan Vigas pada motor mampu menaikkan jarak tepuh sebesar 6,9% bila dibanding dengan motor berbahan bakar pertama Air Fuel Ratio (AFR) untuk kedua bahan bakar masih dibawah standar, sehingga terjadi pemborosan bahan bakar, khusunya pada putaran rendah. Penggunaan Vigas pada kendaraan bermotor mampu meurunkan emisi gas buang khususnya CO2.
Keseimbangan Lini Perakitan Pada Komponen Fuselage Pesawat NC212 Menggunakan Metode RPW dan RA di PT XYZ (Studi Kasus: Komponen Nose Fuselage) Shanty Nurhalizah; Muhamad As’adi; Santika Sari
Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation Vol 2 No 02 (2024): Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation
Publisher : Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54378/joseon.v2i02.7463

Abstract

PT XYZ is a company operating in the aviation industry. The problem faced by the company is an imbalance in the nose fuselage component assembly line. The imbalance is caused by operators not having the appropriate skills for the NC212 aircraft assembly process, and the availability of hand tools not being proportional to the number of operators, as well as delays in the supply of parts to the assembly line. The aim of this research is to identify the balance level of the NC212 aircraft nose fuselage assembly line under actual conditions, and provide suggestions for improvements to improve the balance of the nose fuselage component assembly line. This research method is the Ranked Positional Weight method and the Region Approach. This research uses Arena software to simulate actual conditions and proposed improvements. Based on the results of data processing, the line efficiency was 16.12%, the balance delay was 83.88%, and the smoothness index was 4937.70 with 34 work stations for actual conditions, and the Region Approach method was obtained as the best line balancing method with the percentage of line efficiency of 28.33%, balance delay of 71.67%, and smoothness index of 3558.74 with 20 work stations.