This Author published in this journals
All Journal Interaksi Online
M. Bayu Widagdo, S.Sos, M.I.Kom
Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Undip

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Increasing the Listener of Pro 2 Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang Dwi Suci Citra Handa Lusia Ekta; M. Bayu Widagdo, S.Sos, M.I.Kom
Interaksi Online Vol 5, No 3: Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.716 KB)

Abstract

Radio Republic of Indonesia (RRI) is the only one radio which using the state names, its broadcast is pointed for the importance of state and nation. The function of RRI as a public broadcasting council and social control that independent, netral, and non commersial should give good information, education, good entertainment, and should keep national image in international world. Pro 2 is one of the program of RRI Semarang which exist on 95,3 FM waves Mhz. It had various broadcasting programs and it could be heard from 5 AM to 12 PM. Pro 2 RRI Semarang program has developed its broadcasting programs refers to life style, so that it make a special channel/program that pointed for youth. The purpose of this program as the umbrella organization to channel their inspiration and their talent in various fields and they could share and change their information suitable to their ages. The result of implementation the field works activity showed that through programs which chosen, we have increased the audiences of Pro 2 RRI Semarang program from 240 to 732 audiences on a month. The success of implementation of the field works activity in Pro 2 RRI Semarang program was resulted from the combination accurate of buzzing, interesting material, and with gift quizzes. The Project Manager and Public Relation responsible to cover all divisions and entire implementing activity in two ways communication and it also responsible to community relationship and stakeholder during doing field works activity.
Komik Kontemporer: Akulturasi Budaya pada Penokohan Karakter Komik Volt Aldio Cahyo Senoaji; M. Bayu Widagdo, S.Sos, M.I.Kom
Interaksi Online Vol 5, No 3: Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.55 KB)

Abstract

Volt merupakan komik yang diterbitkan oleh Skylar Comics pada tahun 2012. Penampilannya berbeda dengan komik-komik Indonesia lainnya seperti Mahabharata bahkan Godham dan Gundala. Pengaruh yang terdapat pada komik dan bentuk percampuran budaya yang terjadi pada komik merupakan hal yang menjadi fokus penelitian. Berdasarkan data temuan yang diolah dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Pierce ditemukan bahwa akulturasi terjadi pada aspek visual, penokohan, cerita, dan bahasa. Hubungan tersebut berdasarkan hubungan antara signifier dengan signified. Aspek – aspek tersebut kemudian dikelompokkan kedalam tiga karakteristik tanda menurut Pierce yaitu icon, indeks, dan simbol. Berdasarkan hubungan antara signifier dengan signifier tersebut penelitian ini juga menjelaskan bahwa pada icon akulturasi terjadi pada visualisasi para tokoh, penggambaran kekuatan tokoh dan penggunaan bahasa sansekerta pada beberapa nama tokoh. Pada indeks akulturasi terjadi pada cerita, gagasan, konsep superhero, dan irrasionalitas cerita. Konsep superhero dan supervillain pada tokoh komik merupakan akultuasi yang terjadi pada simbol. Kesimpulan dari hasil penelitian memunculkan beberapa implikasi yang bermanfaat dari segi akademis, praktis, dan sosial. Salah satu manfaat penelitian adalah penelitian ini dapat menjadi referensi bagi para komikus yang ingin membuat komik dengan tema serupa dan masyarakat dapat menerapkan seni wayang dalam lingkup yang lebih luas.