Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN KEJAKSAAN DALAM MEMBERIKAN PENYULUHAN HUKUM KEPADA PELAJAR MELALUI PROGRAM JAKSA MASUK SEKOLAH (JMS) Maeyangsari, Dessy; Adrian, Sesilia Firsty; Suci, Aurora Tifani; Nandrini, Fadhila Triza; Rayhan, Muhammad
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan hukum merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan pemahaman dalam diri masyarakat terhadap peraturan-peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Pemberian penyuluhan hukum ini utamanya dapat dilakukan oleh pihak yang ahli di bidang hukum salah satunya adalah kejaksaan. Jaksa Masuk Sekolah (JMS) merupakan salah satu program dari Seksi Intelijen di Kejaksaan negeri dengan turun langsung ke sekolah-sekolah di wilayahnya untuk memberikan penyuluhan kepada pelajar yang bertujuan untuk mengenalkan hukum kepada pelajar agar mereka dapat menjauhi perbuatan yang termasuk kejahatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran kejaksaan dalam memberikan penyuluhan hukum sebagai upaya peningkatan kesadaran hukum dalam diri masyarakat khususnya dalam program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), dengan menggunakan metode observasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan hukum yang diadakan oleh kejaksaan. Sehingga didapat hasil bahwa peran kejaksaan khususnya di Seksi Intelijen dalam memberikan penyuluhan hukum merupakan peran sosial sebagai upaya pencegahan (preventif) dan dinilai sangat efektif terutama melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang menargetkan para pelajar yang dinilai masih dalam masa pertumbuhan.
ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN KONSER COLDPLAY YANG TIDAK MENDAPATKAN SEAT PENONTON Achmad, Riza Faizah; Maeyangsari, Dessy
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i6.4804

Abstract

Penyelenggaraan konser musik di Indonesia saat ini sangat meningkat dan menjadi sumber pendapatan bagi negara dan para pihak terkait. Konser musik Internasional juga sering kali diselenggarakan ditempat yang besar dan dapat menampung ribuan bahkan jutaan penonton. Namun penawaran seat yang tidak sesuai dapat merugikan konsumen atau penonton konser. Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk perlindungan hukum bagi pembeli tiket konser Coldplay yang tidak mendapatkan seat penonton atau dirugikan secara materi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan mengetahui bentuk tanggung jawab promotor konser terkait penjualan tiket konser Coldplay yang tidak mendapatkan seat penonton. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis serta menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Perlindungan Konsumen dalam hal ini sangat penting dalam suatu transaksi pembelian dalam Tiket Konser Coldplay Jakarta untuk dapat menjamin kerahasiaan bahwa data transaksi harus dapat disampaikan secara rahasia, sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan serta keutuhan bahwa data setiap transaksi tidak boleh berubah saat disampaikan melalui suatu saluran komunikasi.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM HAK CIPTA LAGU DI ERA DIGITAL Nurraihanah, Aisyah; Maeyangsari, Dessy
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i6.4751

Abstract

Perkembangan musik atau lagu tersebut menjalar pada abad modern saat ini dimana musik atau lagu dapat dimainkan dengan mengkolaborasikan media teknologi untuk menghasilkan lagu yang dikhususkan untuk suatu hal tertentu. Karya lagu tersebut secara otomatis diakui dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak cipta sebagai contoh lagu yang digunakan dalam iklan maupun yang beredar di media sosial. Namun dalam perlindungan tersebut, masih banyak yang melakukan pelanggaran hak cipta. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta terhadap lagu yang digunakan untuk kepentingan komersial tanpa izin pencipta dan mengetahui upaya penyelesaian atas perbuatan melawan hukum terhadap lagu yang digunakan untuk kepentingan komersial tanpa izin pencipta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis serta menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hak cipta memberikan perlindungan eksklusif kepada pencipta atas karya musiknya. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan seperti pelanggaran hak cipta, terutama dalam era digital. Melalui upaya-upaya mendaftarkan karya cipta ke lembaga yang berwenang merupakan langkah awal yang krusial untuk membuktikan kepemilikan dan memperkuat posisi hukum pencipta.