Saragih -
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KEBIASAAN PARAFUNGSIONAL DENGAN GANGGUAN SENDI TEMPOROMANDIBULA PADA MAHASISWA FKG USU Saragih -; TSM. Chairunnisa R
Cakradonya Dental Journal Vol 12, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.577 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v12i1.17070

Abstract

Sistem stomatognasi terdiri dari sendi temporomandibula, otot dan gigi. Fungsi sistem stomatognasimeliputi fungsi pengunyahan, penelanan, fonasi, pernapasan, dan ekspresi wajah ketika berbicara.Bila fungsi normal dipengaruhi oleh masalah lokal atau sistemik yang melampaui toleransi fisiologis,respon patologi memicu berbagai macam tanda dan gejala yang menandai gangguan senditemporomandibula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaanparafungsional dengan gangguan sendi temporomandibula pada mahasiswa FKG USU. Jenispenelitian ini adalah cross-sectional dengan rancangan analitik deskriptif. Subjek pada penelitian iniberjumlah 115 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan bantuan kuesioner danHelkimo’s Index. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square dan Fisher’s Exact. Hasil daripenelitian ini yaitu terdapat hubungan kebiasaan parafungsional dengan gangguan senditemporomandibula pada mahasiswa FKG USU (p=0.0001). Masing-masing kebiasaan parafungsional(clenching, grinding, menggigit kuku, mengunyah permen karet dan menopang dagu) memilikihubungan yang signifikan dengan gangguan sendi temporomandibula. Dari penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa kebiasaan parafungsional mempengaruhi kesehatan sendi temporomandibula.
HUBUNGAN KEBIASAAN PARAFUNGSIONAL DENGAN GANGGUAN SENDI TEMPOROMANDIBULA PADA MAHASISWA FKG USU Saragih -; TSM. Chairunnisa R
Cakradonya Dental Journal Vol 12, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v12i1.17070

Abstract

Sistem stomatognasi terdiri dari sendi temporomandibula, otot dan gigi. Fungsi sistem stomatognasimeliputi fungsi pengunyahan, penelanan, fonasi, pernapasan, dan ekspresi wajah ketika berbicara.Bila fungsi normal dipengaruhi oleh masalah lokal atau sistemik yang melampaui toleransi fisiologis,respon patologi memicu berbagai macam tanda dan gejala yang menandai gangguan senditemporomandibula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaanparafungsional dengan gangguan sendi temporomandibula pada mahasiswa FKG USU. Jenispenelitian ini adalah cross-sectional dengan rancangan analitik deskriptif. Subjek pada penelitian iniberjumlah 115 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan bantuan kuesioner danHelkimos Index. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square dan Fishers Exact. Hasil daripenelitian ini yaitu terdapat hubungan kebiasaan parafungsional dengan gangguan senditemporomandibula pada mahasiswa FKG USU (p=0.0001). Masing-masing kebiasaan parafungsional(clenching, grinding, menggigit kuku, mengunyah permen karet dan menopang dagu) memilikihubungan yang signifikan dengan gangguan sendi temporomandibula. Dari penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa kebiasaan parafungsional mempengaruhi kesehatan sendi temporomandibula.