- Syahrul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TATA LAKSANA TETANUS GENERALISATA DENGAN KARIES GIGI (LAPORAN KASUS) - Safrida wati; - Syahrul
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.157 KB) | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11707

Abstract

Tetanus merupakan penyakit yang dapat  dicegah melalui vaksinasasi, dimana menyebabkan kematian 309.000 orang per tahunnya. Dilaporkan lebih dari satu juta kasus tiap tahunnya di negara berkembang.  Tetanus adalah suatu toksemia akut yang disebabkan oleh neurotoksin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani ditandai dengan rigiditas dan spasme otot yang periodik dan berat. Seorang  lelaki umur 46 tahun, datang dengan kekakuan seluruh tubuh sejak 7 hari sebelum masuk rumah sakit. Awalnya pasien merasakan kekakuan pada rahangnya sehingga sulit untuk membuka mulut dan sulit menelan, kemudian pasien merasakan tubuhnya seperti robot yang sulit untuk digerakan, sulit berjalan, sulit berbicara dan mengalami hambatan dalam segala aktivitas. Kejang rangsang dialami oleh pasien. Pasien memiliki riwayat demam sejak 1 minggu ini, pasien juga memiliki gigi yang berlubang sejak 2 tahun ini. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 110/70 mmhg, nadi 117 x per menit, frekuensi napas 24 kali permenit, temperatur 380C. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan trismus, rhisus sardonicus dan spastik seluruh tubuh. Tatalaksana awal berupa primary survey, atasi kejang dan spastik, netralisir toksin dan pemberian antibiotik. Pasien diisolasi untuk mencegah kejang rangsang. Pasien dirawat bersama bagian Gigi Mulut dan dilakukan tindakan yang berhubungan dengan faktor resiko karies gigi pasien.
TATA LAKSANA TETANUS GENERALISATA DENGAN KARIES GIGI (LAPORAN KASUS) - Safrida wati; - Syahrul
Cakradonya Dental Journal Vol 10, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v10i2.11707

Abstract

Tetanus merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasasi, dimana menyebabkan kematian 309.000 orang per tahunnya. Dilaporkan lebih dari satu juta kasus tiap tahunnya di negara berkembang. Tetanus adalah suatu toksemia akut yang disebabkan oleh neurotoksin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani ditandai dengan rigiditas dan spasme otot yang periodik dan berat. Seorang lelaki umur 46 tahun, datang dengan kekakuan seluruh tubuh sejak 7 hari sebelum masuk rumah sakit. Awalnya pasien merasakan kekakuan pada rahangnya sehingga sulit untuk membuka mulut dan sulit menelan, kemudian pasien merasakan tubuhnya seperti robot yang sulit untuk digerakan, sulit berjalan, sulit berbicara dan mengalami hambatan dalam segala aktivitas. Kejang rangsang dialami oleh pasien. Pasien memiliki riwayat demam sejak 1 minggu ini, pasien juga memiliki gigi yang berlubang sejak 2 tahun ini. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 110/70 mmhg, nadi 117 x per menit, frekuensi napas 24 kali permenit, temperatur 380C. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan trismus, rhisus sardonicus dan spastik seluruh tubuh. Tatalaksana awal berupa primary survey, atasi kejang dan spastik, netralisir toksin dan pemberian antibiotik. Pasien diisolasi untuk mencegah kejang rangsang. Pasien dirawat bersama bagian Gigi Mulut dan dilakukan tindakan yang berhubungan dengan faktor resiko karies gigi pasien.