Syafrinani .
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kombinasi overdenture dan teleskop dengan kondisi lingir knife edge Suryanto Purba; Syafrinani .
Makassar Dental Journal Vol. 3 No. 4 (2014): Vol 3 No 4 Agustus 2014
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.652 KB) | DOI: 10.35856/mdj.v3i4.188

Abstract

The anatomical condition of the oral cavity and remaining teeth of the patient influence the design planning of a denture. Lower jaw with knife edge ridge is less desirable for retention and stabilization of denture. The remaining teeth can’t be used for retention, stabilization and maintaining the density of the jaw bone. Thus, the remaining teeth do not require extraction although the teeth may not be used as retention for conventional dentures. The purpose of this case study is to explain manufacture of overdenture and telescopic denture combination with utilize the remaining teeth. It was reported a 47 year-old woman came to RSGMP the Faculty of Dentistry USU with the complain that she wishes to replace the upper jaw denture and lower jaw denture that was made a year ago because it is loose and the patient feels pain whenever she chews. Before this, the patient has worn a denture and has the same complain and she doesn’t use it anymore. On the upper jaw, flabby tissue could be seen in the anterior region. On the lower jaw, the ridge is shaped like a knife edge and the remaining teeth are 41, 31, 32, 33 with mobility of 2 and extrusion of 2 mm. In this case, for the lower jaw overdenture and telescopic denture combination was made. It utilizes the remaining teeth as abutments for additional retention and stabilization. It was concluded that overdenture and telescopic denture combination and the utilization of remaining teeth can increase the retention and stabilization which contributes to the treatment success of the denture.
Overdenture Dengan Koping Dome-shaped Untuk Menambah Dukungan Gigi Tiruan dan Mencegah Resorpsi Linggir Alveolar: Laporan Kasus Nidya Prettysia Sembiring; Syafrinani .
Cakradonya Dental Journal Vol 7, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : FKG Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.67 KB)

Abstract

Prinsip perawatan prostodonsia adalah menggantikan apa yang telah hilang serta melestarikan gigi dan struktur rongga mulut yang masih ada. Mempertahankan gigi yang tersisa akan mencegah resorpsi linggir alveolar. Resorpsi menyebabkan luas jaringan pendukung gigi tiruan berkurang. Overdenture merupakan alternatif perawatan yang dapat menambah dukungan terhadap gigi tiruan. Tujuan penulisan laporan kasus ini untuk menjelaskan pengelolaan pasien dengan kondisi hanya beberapa gigi tersisa di anterior rahang bawah, menggunakan overdenture dengan koping domeshaped. Pasien laki-laki usia 56 tahun, datang ke RSGMP FKG USU ingin dibuatkan gigi tiruan pada rahang atas dan rahang bawah karena kesulitan saat mengunyah. Pada pemeriksaan intraoral terlihat gigi yang tersisa kaninus kiri dan kanan rahang bawah, dengan kondisi kaninus kiri mobiliti derajat 1 dan kaninus kanan mobiliti derajat 3. Pilihan perawatan terhadap kasus ini adalah overdenture dengan koping dome-shaped pada gigi kaninus kiri rahang bawah serta pembuatan kerangka logam sebagai penguat basis gigi tiruan rahang bawah. Gigi kaninus kanan diekstraksi karena mengalami mobiliti parah dan tidak dapat dipertahankan. Penggunaan overdenture dengan koping dome-shaped pada gigi yang tersisa di rahang bawah dapat menambah dukungan gigi tiruan dan mencegah resorpsi linggir alveolar.
Overdenture Dengan Koping Dome-shaped Untuk Menambah Dukungan Gigi Tiruan dan Mencegah Resorpsi Linggir Alveolar: Laporan Kasus Nidya Prettysia Sembiring; Syafrinani .
Cakradonya Dental Journal Vol 7, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prinsip perawatan prostodonsia adalah menggantikan apa yang telah hilang serta melestarikan gigi dan struktur rongga mulut yang masih ada. Mempertahankan gigi yang tersisa akan mencegah resorpsi linggir alveolar. Resorpsi menyebabkan luas jaringan pendukung gigi tiruan berkurang. Overdenture merupakan alternatif perawatan yang dapat menambah dukungan terhadap gigi tiruan. Tujuan penulisan laporan kasus ini untuk menjelaskan pengelolaan pasien dengan kondisi hanya beberapa gigi tersisa di anterior rahang bawah, menggunakan overdenture dengan koping domeshaped. Pasien laki-laki usia 56 tahun, datang ke RSGMP FKG USU ingin dibuatkan gigi tiruan pada rahang atas dan rahang bawah karena kesulitan saat mengunyah. Pada pemeriksaan intraoral terlihat gigi yang tersisa kaninus kiri dan kanan rahang bawah, dengan kondisi kaninus kiri mobiliti derajat 1 dan kaninus kanan mobiliti derajat 3. Pilihan perawatan terhadap kasus ini adalah overdenture dengan koping dome-shaped pada gigi kaninus kiri rahang bawah serta pembuatan kerangka logam sebagai penguat basis gigi tiruan rahang bawah. Gigi kaninus kanan diekstraksi karena mengalami mobiliti parah dan tidak dapat dipertahankan. Penggunaan overdenture dengan koping dome-shaped pada gigi yang tersisa di rahang bawah dapat menambah dukungan gigi tiruan dan mencegah resorpsi linggir alveolar.