Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Network Planning Reparasi Kapal SPB TITAN 70 Dengan Metode Critical Path Method Galan Regatama; Wilma Amiruddin; Imam Pujo Mulyatno
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.201 KB)

Abstract

Penyelesaian proyek reparasi pada kapal sering tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak. Perencanaan jaringan kerja atau disebut network planning merupakan suatu model yang digunakan dalam mencapai kesuksesan target schedule pada proyek. Penelitian ini membutuhkan objek data berupa main schedule proyek. Sehingga dilakukan analisa aktivitas yang merupakan lintasan kritis pada proyek reparasi kapal SPB TITAN 70. Dengan menggunakan metode Critical Path Method dan Software Microsoft Project, pada penelitian kali bertujuan untuk mendapatkan diagram network planning, aktivitas sensitif dan jalur kritis proyek, serta penghitungan produktifitas sumber daya dan alat kerja terhadap proyek reparasi kapal SPB TITAN 70. Hasil menunjukan nilai diagram network planning dengan 30 tenaga kerja diperkirakan mengalami keterlambatan menjadi 42 hari dengan 25 aktivitas kritis bernilai slack nol dari target proyek yang dicapai adalah 32 hari. Maka proyek mengalami crashing proyek menjadi 32 hari dan proyek diperkirakan terjadi penambahan tenaga kerja sebesar 52 tenaga kerja dengan 19 aktivitas kritis bernilai slack negatif dimana dibutuhkan durasi kegiatan baru. Pada proyek reparasi kapal SPB TITAN 70 di PT. Samudera Marine Indonesia dihasilkan produktifitas yang berpengaruh terhadap pekerjaan sebesar 24,2 kg/perorang (perhari) untuk sumber daya, 5 buah (perhari) untuk mesin las, dan 2 buah (perhari) untuk forklift
Optimasi Percepatan Proyek Pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian dengan Metode Pendekatan Analisa Time Cost Trade Off Adelia Muharani; Imam Pujo Mulyatno; Sarjito Joko Sisworo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.096 KB)

Abstract

Pembangunan sebuah proyek harus diperhitungkan dan dikelola dengan tepat, baik dari segi waktu ataupun dari segi biaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Karena banyak hal yang memungkinkan terjadinya keterlambatan dalam pembangunan proyek, maka untuk menghindari hal tersebut cara efektif adalah dengan melakukan percepatan. Proyek pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian dipilih sebagai studi kasus karna kapal ini mengalami keterlambatan pengerjaan selama 1 bulan, maka harus dilakukan percepatan agar proyek selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan.Tujuan dari penelitian ini yaitu mencari waktu dan biaya optimal untuk mempercepat durasi proyek.Metode Time Cost Trade off (TCTO) adalah metode yang digunakan dalam analisa percepatan proyek pembangunan kapal ini yang diterapkan pada proses pengerjaan Hull dan Outfitting.Tujuannya yaitu untuk mendapatkan biaya dan waktu optimum setalah dilakukan percepatan.Percepatan dilakukan dengan menambahkan jam kerja (lembur) selama 4 jam dan tenaga kerja sebanyak 7 orang dalam setiap aktifitas.Awal pengerjaan dengan mecari lintasan kritis dari setiap kegiatan menggunakan Microsoft Project 2007, kemudian dari kegiatan dilintasan kritis dihitung crashing program ( crash duration, crash cost dan cost slope).Dari hasil analisa dengan metode Time cost trade Off maka dilakukan percepatan pada kegiatan kritis yang cost slope terendah yaitu pada kegiatan After Hull dan Fore Hull, lalu dari hasil tersebut didapatkan percepatan selama 25 hari, dari total durasi proyek normal 225 hari menjadi 200 hari dengan efisiesi waktu 11,111% dan penambahan biaya sebesar 724.654.211,10 dengan efisiesi biaya 0,3110% .
Analisa Pengaruh Penggunaan Sandwich Plate System (SPS) pada Konstruksi Alas Dalam Kapal Kontainer Rilo Wahyu Pambudi; Ahmad Fauzan Zakki; Imam Pujo Mulyatno
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1192.127 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi material semakin berkembang seiring dengan perkembangan industri teknologi yang tidak berhenti untuk selalu melakukan inovasi dalam bidang riset. Salah satunya adalah penggunaan material Sandwich Plate System yang merupakan material inovatif dalam bentuk komposit lapisan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penggunaan sandwich pada  konstruksi alas dalam sehingga dapat diketahui perbandingan berat dan tegangan maksimum dapat memenuhi standar dari rules ada. Permodelan dan analisa menggunakan software berbasis finite element analysis untuk mengetahui besaran respons struktur berupa nilai tegangan. Dari hasil penelitian didapatkan konfigurasi ketebalan sandwich  face plate atas 6 mm dan bawah 7 mm sedangkan tebal core material 15 mm (6-15-7). Hasil analisa pada penelitian ini  memenuhi batas maksimum tegangan rules LR (tegangan max < 175 Mpa), Tegangan maksimum terbesar terjadi pada konstruksi alas dalam saat kondisi sagging pada loading condition I sebesar 98,4 MPa pada kosntruksi baja dan 99,6 MPa pada konstruksi sandwich serta deformasi terbesar terjadi pada saat kondisi hogging pada loading condition I sebesar 4,00 cm untuk konstruksi menggunakan baja dan 4,15 cm untuk konstruksi menggunakan sandwich. Serta konstruksi akibat penggunaan sandwich plate system pada konstruksi alas dalam dapat menurunkan berat konstruksi sebesar 2,8% untuk keseluruhan konstruksi dan 5,7% untuk konstruksi alas dalam.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN SOFTWARE FISHIPRO UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIFITAS GALANGAN KAPAL KAYU DI KABUPATEN BATANG Ari Wibawa Budi Santosa; sarjito joko sisworo; imam pujo mulyatno; good rindho; andi Trimulyono; samuel .
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra dari kegiatan PKM ini adalah pengrajin kapal tradisional yang berada di kabupaten Batang. Minimnya pengetahuan tentang gambar teknik juga menyebabkan para pengarajin kapal tradisional tidak dapat menggambar lambung kapal mereka. Sehingga perlunya institusi pendidikan untuk mengembangkan metode pembuatan gambar rencana garis tanpa mengubah karakteristik kapal mereka agar dikemudian hari proses pembangunan kapal tersebut dapat secara langsung diketahui bentuk lambung dan karakteristik kapal. Dari berbagai masalah yang dihadapi oleh para perajin kapal tradisional maka yang menjadi prioritas adalah pembuatan gambar desain kapal tanpa menghilangkan karakteristik kapal yang telah ada, sosialisasi fungsi gambar rencana garis, pembuatan data base kapal untuk referensi bangunan kapal baru. Metode penyelesaian yang digunakan pada program ini adalah melakukan evaluasi terhadap UKM dan mencari alternatif baru pemecahan masalah. Evaluasi dan alternatif pemecahan masalah dilakukan setelah wawancara dengan pemilik dan selanjutnya diadakan pelatihan peningkatan SDM pekerja galangan kapal tradisional. Hasilnya sekarang mitra mampu mengoperasikan software perkapalan, kapal yang hendak dibangun sesuai pesanan.  Pekerja mampu membaca gambar desain dan memahami Software Fishipro, pembangunan kapal secara modern, pembuatan database kapal. Mengurangi terjadi kesalahan ukuran saat pemotongan material, meningkatkan kualitas dan produktifitas pembangunan kapal tradisional.