Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN DI KELAS XI SMA NEGERI 1 PEUSANGAN SELATAN Erna Yuspita; M. Rezeki Muammar
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh siswa belum mampu menelaah hasil penemuan secara konkrit, sehingga pengetahuan pada jaringan hewan masih dikategorikan rendah. Penelitian bertujuan mengetahui penerapkan model pembelajaran Inkuiri terhadap sikap berpikir ilmiah siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan di Kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan. Penerapan model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan di Kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen Populasi yaitu kelas XI1, XI2 yang berjumlah 40 siswa dan sampel kelas XI1 dengan jumlah 20 siswa dan kelas XI2 dengan jumlah 20 siswa. Instrumen pengumpulan datanya berupa hasil tes awal (pre-tes) dan hasil tes akhir (post-tes). Teknik analisis data pengunjian hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung> ttabel, thitung= 2.192 dan ttabel= 1,683 yaitu 2.192 > 1,683 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis kerja (H1) diterima. Hal ini berarti bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap sikap ilmiah siswa pada materi struktur dan fungi jaringan hewan di kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung> ttabel, thitung= 2.181 dan ttabel= 1,683 yaitu 2.181 > 1,683 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis kerja (H2) diterima. Hal ini berarti bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungi jaringan hewan di kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBANTU MEDIA LINGKUNGAN SEKOLAH PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS X MAN 7 BIREUEN Nanda Humaira; Tutiliana; M. Rezeki Muammar
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh adanya permasalahan yaitu pencapaian target nilai rata-rata masih rendah banyak siswa yang belum mencapai nilai KKM yang telah ditentukan di MAN 7 Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar, aktivitas guru dan siswa serta respon siswa dengan model pembelajaran learning cycle Berbantu media lingkungan sekolah pada materi keanekaragaman hayati di kelas X MAN 7 Bireuen. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 7 Bireuen yang berjumlah 18 siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas X MAN 7 Bireuen pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbantu media lingkungan sekolah, hal ini terbukti dari hasil pada siklus I (61,%), pada siklus II meningkat menjadi (83%). Aktivitas guru dan siswa kelas X MAN 7 Bireuen pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbantu media lingkungan sekolah. Pada hasil observasi guru siklus I pertemuan I dengan persentase (73%) dan siklus I pertemuan II sebesar (78%). Sedangkan aktivitas siswa siklus I pertemuan I (73%) dan siklus I pertemuan II (78%). Pada observasi guru siklus II pertemuan I (83%) dan hasil observasi sikus II pertemuan II (90%). Sedangkan aktivitas siswa siklus II pertemuan I (83%) dan siklus II pertemuan II (90%). Respon siswa kelas X MAN 7 Bireuen pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbantu media lingkungan sekolah secara umum yang tergolong kedalam kategori sangat baik terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle diperoleh jumlah persentae sebesar 98,01.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN DI KELAS XI SMA NEGERI 1 PEUSANGAN SELATAN Erna Yuspita; M. Rezeki Muammar
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh siswa belum mampu menelaah hasil penemuan secara konkrit, sehingga pengetahuan pada jaringan hewan masih dikategorikan rendah. Penelitian bertujuan mengetahui penerapkan model pembelajaran Inkuiri terhadap sikap berpikir ilmiah siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan di Kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan. Penerapan model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan di Kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen Populasi yaitu kelas XI1, XI2 yang berjumlah 40 siswa dan sampel kelas XI1 dengan jumlah 20 siswa dan kelas XI2 dengan jumlah 20 siswa. Instrumen pengumpulan datanya berupa hasil tes awal (pre-tes) dan hasil tes akhir (post-tes). Teknik analisis data pengunjian hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung> ttabel, thitung= 2.192 dan ttabel= 1,683 yaitu 2.192 > 1,683 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis kerja (H1) diterima. Hal ini berarti bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap sikap ilmiah siswa pada materi struktur dan fungi jaringan hewan di kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung> ttabel, thitung= 2.181 dan ttabel= 1,683 yaitu 2.181 > 1,683 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis kerja (H2) diterima. Hal ini berarti bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungi jaringan hewan di kelas XI SMA Negeri 1 Peusangan Selatan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBANTU MEDIA LINGKUNGAN SEKOLAH PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS X MAN 7 BIREUEN Nanda Humaira; Tutiliana; M. Rezeki Muammar
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh adanya permasalahan yaitu pencapaian target nilai rata-rata masih rendah banyak siswa yang belum mencapai nilai KKM yang telah ditentukan di MAN 7 Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar, aktivitas guru dan siswa serta respon siswa dengan model pembelajaran learning cycle Berbantu media lingkungan sekolah pada materi keanekaragaman hayati di kelas X MAN 7 Bireuen. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 7 Bireuen yang berjumlah 18 siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas X MAN 7 Bireuen pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbantu media lingkungan sekolah, hal ini terbukti dari hasil pada siklus I (61,%), pada siklus II meningkat menjadi (83%). Aktivitas guru dan siswa kelas X MAN 7 Bireuen pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbantu media lingkungan sekolah. Pada hasil observasi guru siklus I pertemuan I dengan persentase (73%) dan siklus I pertemuan II sebesar (78%). Sedangkan aktivitas siswa siklus I pertemuan I (73%) dan siklus I pertemuan II (78%). Pada observasi guru siklus II pertemuan I (83%) dan hasil observasi sikus II pertemuan II (90%). Sedangkan aktivitas siswa siklus II pertemuan I (83%) dan siklus II pertemuan II (90%). Respon siswa kelas X MAN 7 Bireuen pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle Berbantu media lingkungan sekolah secara umum yang tergolong kedalam kategori sangat baik terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle diperoleh jumlah persentae sebesar 98,01.