Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Design of Wiper Cleaner Prototype based on IoT for Solar Panels With Rooftop Installation Fitriana Fitriana; Darma Arif Wicaksono; Sofia Ariyani; Rais Nurwahyudin; Fahmi Aulia Ajie
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10, No 3: November 2021
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.26 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v10n3.905.2021

Abstract

Many factors that affect the efficiency of solar panels, one of which is environmental factors. Among the environmental factors that negatively affect the solar panels performance is the dust accumulation on the top surface of the solar panels. This is because dust will block solar radiation from entering directly into solar cells and can reduce the efficiency of solar panels. In this research, a wiper cleaner prototype has been designed to clean dust on solar panels with a rooftop installation. This wiper cleaner system is made by utilizing servo motor movement and Internet of Things (IoT) technology so that it can be controlled remotely using an android. This wiper cleaner prototype works with a response time of 1 second and a speed of 0.0254 m/s. The wiper cleaner control system via Android can work with a maximum range of 30 meters. In addition, based on research that has been done shows that wiper cleaner can increase the efficiency of solar panels by 8.5%.
Pengembangan Ecoliteracy dan Solusi Biopori untuk Mengurangi Risiko Banjir di Sekolah: Model Pengabdian Masyarakat Berbasis Nilai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Luluk Handayani; Hardian Oktavianto; Rais Nurwahyudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3847

Abstract

Degradasi kapasitas infiltrasi tanah di kawasan sekolah akibat tingginya permukaan kedap air serta rendahnya literasi ekologis masyarakat pendidikan menjadi penyebab utama akumulasi limpasan permukaan dan risiko banjir lokal. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan penerapan teknologi biopori sebagai solusi resapan air berbasis teknologi tepat guna dengan pengembangan ecoliteracy berbasis partisipasi komunitas sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Ambulu, Jember, sebagai model penerapan nilai-nilai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam ranah pengabdian berbasis sains terapan. Metode pelaksanaan mencakup pemetaan kondisi hidrologis mikro, pelatihan teknis pembuatan biopori (Ø10 cm; kedalaman 100 cm), sosialisasi literasi lingkungan, serta monitoring fungsi biopori dalam mereduksi genangan air dan mengelola limbah organik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 unit biopori yang terpasang mampu meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah dan mengelola >80% limbah organik sekolah secara mandiri. Sebanyak 85% siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukatif ekologis. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengendalian banjir skala mikro dan pengurangan beban limbah, tetapi juga mendorong terbentuknya kultur sadar lingkungan di institusi pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara teknologi lingkungan dan pendidikan transformatif merupakan pendekatan efektif dalam pembangunan ekosistem sekolah yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.
Model “Eco-Family”: Mentransformasi Perempuan Muslim menjadi Eco-Ambassadors untuk Ketahanan Ekologis Keluarga dan Daur Ulang Limbah Rumah Tangga Luluk Handayani; Nanda Kurnia Wardati; Rais Nurwahyudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 7 No. 2 (2026): (On Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v7i2.5603

Abstract

Administrasi sampah organik domestik merupakan dilema ekologis yang signifikan, yang semakin diintensifkan oleh keterputusan antara pemahaman teologis dan praktik lingkungan sehari-hari. Di Kabupaten Jember, Indonesia, sampah organik merupakan 58% dari 2.100 ton limbah yang dihasilkan setiap hari, namun tingkat pemilahan sampah di tingkat rumah tangga hanya 18,7%. Studi ini berusaha untuk merumuskan model “Eco-Family” yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan ekologis keluarga dengan mengubah perempuan Muslim menjadi Duta Lingkungan. Menggunakan metodologi Partisipatory Action Research (PAR), inisiatif ini dilaksanakan bekerja sama dengan 41 anggota organisasi perempuan 'Aisyiyah Rang Tegal Besar 2. Intervensi yang dilaksanakan terdiri dari pendidikan Eko-Teologi Islam berjenjang, penerapan teknologi pengomposan Takakura yang dimodifikasi, dan pemantauan digital partisipatif. Memanfaatkan Analisis Jejaring Soal, 13 pemimpin opini akar rumput diidentifikasi dan dilatih untuk melayani sebagai Duta Lingkungan, sehingga memfasilitasi pendampingan sebaya. Model ini bercita-cita untuk mencapai pengurangan 70% limbah organik di tingkat masyarakat sambil menginternalisasi prinsip-prinsip teologis kekhalifahan dan penghormatan terhadap lil alamin ke dalam praktik berkelanjutan yang nyata. Kerangka kerja ini menyajikan cetak biru yang dapat ditiru untuk mengatasi kesenjangan antara teologi dan ekologi melalui pemberdayaan perempuan dalam organisasi berbasis agama.