Roofy Reizkapuni
Mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BANJIR ROB DI KELURAHAN TANJUNG MAS KOTA SEMARANG Roofy Reizkapuni; Mardwi Rahdriawan
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 3, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.552 KB)

Abstract

Kelurahan Tanjung Mas merupakan salah satu kelurahan di Kota Semarang yang rawan terhadap banjir rob karena posisinya yang berseberangan langsung dengan Laut Jawa. Pihak yang paling dirugikan dari masalah banjir rob ini adalah masyarakat sehingga diperlukan keikutsertaan masyarakat untuk mengatasinya. Di Kelurahan Tanjung Mas ini terdapat program untuk pemberdayaan masyarakat yang memfasilitasi penanggulangan banjir rob yang diwadahi oleh PNPM Mandiri Perkotaan sejak tahun 2003. Kegiatan penanggulangan banjir rob di kelurahan ini antara lain peninggian jalan, pembuatan talud, dan perbaikan drainase. Upaya-upaya tersebut cukup membantu masyarakat terhindar dari banjir rob untuk beberapa waktu. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengkaji pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan banjir rob di Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat dikaji mengenai proses pemberdayaan masyarakat, permasalahan yang terdapat didalamnya, peran serta masyarakat, dan peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan banjir rob di Kelurahan Tanjung Mas. Untuk peningkatan pemberdayaan dapat dilakukan dengan penerapan pendekatan pemberdayaan masyarakat, mengeliminir faktor-faktor penghambat proses pemberdayaan dari sisi kelembagaan dan kapasitas masyarakat serta penerapan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat. Rekomendasi dari penelitian ini ditujukan untuk beberapa stakeholders terkait seperti fasilitator, BKM, UP, KSM dan masyarakat Kelurahan Tanjung Mas. Rekomendasi berupa penerapan upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat  yang telah dikaji serta memfokuskan penanganan permasalahan banjir rob dengan membedakannya dengan permasalahan infrastruktur lainnya supaya penanganannya lebih tepat sasaran dan dapat menjangkau seluruh wilayah kelurahan.