Hardi Wibowo
Departemen Teknik Sipil Jl. Prof.H.Soedarto,SH Tembalang. Semarang.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN STRUKTUR RUSUNAWA TEGAL MENGGUNAKAN STRUKTUR BETON BERTULANG KONVENSIONAL Faras Andhika; Aminudin Faruq M; Rudi Yuniarto Adi; Hardi Wibowo
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Struktur Gedung Rusunawa Tegal didesain dengan mengacu pada SNI  2847:2013, SNI 1726:2012,  dan PPIUG 1987. Metode dynamic respons spectrum digunakan dalam menganalisis gempa. Gaya gempa pada struktur direncanakan dengan menggunakan konfigurasi struktur sistem rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) karena struktur termasuk kedalam Kategori Desain Seismik tipe D. Sistem rangka berupa rangka yang tersusun dari balok dan kolom, dimana kolom dibuat lebih kuat dari balok (strong column weak beam). Untuk menghindari terjadinya kegagalan struktur pada pertemuan balok-kolom, maka sendi plastis direncanakan terjadi di balok sedangkan pada kolom sendi plastis hanya terjadi di kolom bagian atas pondasi. Program analisis struktur digunakan untuk membantu pemodelan struktur dan menghitung gaya dalam yang bekerja pada struktur. Material yang digunakan yaitu beton f’c35 MPa, sedangkan untuk besi tulangan  fy 400 Mpa dan 240 Mpa 
STUDI PERILAKU IKATAN TARIK ANTARA FRP ROD DENGAN BETON KONVENSIONAL Bugi Mahendra; Hardi Wibowo; Han Ay Lie
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perubahan SNI 03-1726-2002 menjadi SNI 03-1726-2012, berpengaruh terhadap peningkatan beban gempa rencana yang diperlukan dalam perhitungan kekuatan struktur bangunan. Kondisi ini mengakibatkan beberapa elemen struktur bangunan lama memerlukan perkuatan. Untuk meningkatkan kapasitas elemen struktur salah satunya dengan menggunakan FRP (Fibre Reinforcment Polymer). PT Sika Indonesia mengeluarkan produk baru untuk jenis FRP yaitu FRP berbentuk batang (FRP rod). Pemasangan FRP rod menggunakan metode NSM (Near Surface Method) yaitu dengan membuat lubang memanjang tempat penanaman FRP di sekitar permukaan beton. Pemasangan FRP rod memerlukan kedalaman lubang tertentu, namun kendala di lapangan pada pelaksanaannya adalah selimut beton terlalu tipis. Penelitian oleh Caro et al, 2016 menunjukan banyak faktor yang memberikan pengaruh lekatan antara FRP dengan beton, antara lain, geometri penampang, kedalaman penanaman, panjang lekatan, dan material FRP. Penelitian ini mengkaji mengenai kapasitas geser bond dan mode keruntuhan yang terjadi berdasarkan variasi kedalaman penanaman FRP rod. Hasil menunjukan bahwa kedalaman penanaman secara signifikan mempengaruhi mode keruntuhan dan tegangan geser yang terjadi pada beton.