Baudrillard melihat ‘hiper-realitas uang’ hanya dalam konteks sirkulasi uang, di mana uangsebagai sebuah ‘satelit’ beredar melalui model sirkulasi murni di dalam orbit moneter,sehingga terputus sama sekali dari sektor riil ekonomi, yaitu investasi dalam sektor produksi.Di dalam orbit sirkulasi murni ini, uang tidak lagi berfungsi sebagai alat tukar dalampertukaran komoditas, melainkan ‘komoditas murni’, yaitu komoditas yang dipertukarkandari dan untuk dirinya sendiri. Dalam kondisi inilah uang menjadi semacam ‘hiperkomoditas’,yaitu komoditas yang melampaui baik fungsi sebagai alat tukar maupun nilaitukar, akan tetapi meleburkan keduanya.Meskipun demikian, pada kenyataannya, tidak saja ada hiper-realitas dalamfungsi uang, akan tetapi ‘hiper-realitas uang’ dalam pengertian uang telah ‘melampaui’ wujudmaterial-fisiknya sendiri. Bila sebelumnya uang ‘nyata’ dalam pengertian ia memiliki wujudfisik-material (benda, logam, kertas, plastik), sehingga mampu memberikan efek psikologisberupa rasa ‘memiliki uang’ dan efek fenomenologis berupa kesadaran ‘memegang uang’atau berhadapan dengan realitas uang (menyimpan, membawa, mengirim, mencuri,memalsukan, merobek, menghancurkan, membakar), kini baik efek psikologis maupunfenomenologis itu tak lagi bekerja, karena ‘uang’ kini tak lebih dari bit-bit komputer berupagrafis angka-angka yang ada di layar komputer atau wujud holografisnya.Dengan demikian, ‘hiper-realitas uang’ dapat dipahami sebagai kondisi dimana uang telah ‘melampaui’ baik wujud maupun fungsinya, yang keduanya telah berubahdari ‘nyata’ (real) menjadi ‘virtual’. ‘Bentuk uang virtual’ adalah uang dalam berbagai wujuduang elektronik (cybercash, bitcoin, cek digital), yang tak lagi memberikan sensasi‘memegang uang’. Fungsi uang virtual’ adalah fungsi uang yang tak lagi sebagai alat tukardalam sistem pertukaran komoditas, akan tetapi fungsi ‘tanda mengapung’ di mana uangdipertukarkan dengan uang itu sendiri dalam skema hiper-komoditas. ‘Hiper-realitas uang’adalah kondisi di mana uang yang ‘tak-nyata’ disirkulasikan dan dipertukarkan di dalamsebuah sistem ‘ekonomi tak-nyata’, yaitu gerak-gerik uang dalam orbit moneter, yangterputus sama sekali dari sektor ekonomi riil [ ]