Nabila Ainun Nazifah
Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM SIMPAN TEMU KEMBALI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN MUHAMMADIAH DAN GRAMEDIA ATMO PALEMBANG Nabila Ainun Nazifah
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v13i2.5896

Abstract

AbstrakSistem Simpan Temu Kembali yang dikenal dengan Information Retrival System merupakan sarana yang digunakan untuk memudahkan dalam penelusuran informasi secara cepat, tepat dan akurat. Banyak lembanga yang sudah menggunakan sistem dalam proses pengelolaan dan penyimpanan informasinya, yang mana hal ini bertujuan agar informasi tersebut nantinya dapat dengan mudah ditemukan oleh pengguna. Untuk itu didalam artikel ini akan dideskripsikan mengenai bagaimana Sistem Simpan Temu Kembali Informasi di Perpustakaan Muhammadiah Palembang dan di Gramedia Atmo Palembang, serta seperti apa perbandingan Sistem Simpan Temu Kembali Informasi di Perpustakaan Muhammadiah dan Gramedia Atmo Palembang. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi mengamati langsung dan wawancara kepada Staff pengelola perpustakaan Muhammadiah Palembang. Serta mengamati langsung keadaan di Gramedia Atmo. Kesimpulan dari artikel ini adalah Sistem Simpan Temu Kembali Informasi di Perpustakaan Muhammadiah belum baik, karena belum sesuai dengan standar yang ada, dikatakan demikian karena SSTKI di perpustakaannya dari desain tampilan visualnya belum userfriendly yang menyebabkan pemustaka atau pengguna kurang berminat menggunakan sarana tersebut karena belum memahami dan informasi yang ada di data SSTKI belum sesuai dengan data yang ada di rak buku, sehingga memperlambat dalam penelusuran dan penemuan informasi. Sedangkan di Gramedia Atmo Sistem Simpan Temu Kembali Informasinya banyak digunakan oleh pengunjung karena tampilan visualisasinya yang sederhana sehingga mudah dimegerti dan data yang ada di dalam SSTKI sesuai dengan keadaan data yang ada di rak buku atau koleksi. Dengan begitu dija dibandingkan kedua sistem Simpan Temu Kembali Informasi diantara ke dua tempat tersebut maka SSTKI di Gramedia Atmo lebih baik, karena digunakan dan benar-benar termanfaat oleh pengunjung sudah berbasis Online.Kata Kunci: Evaluasi Sistem Simpan Temu Kembali Informasi AbstractThe Retrieval Save System, known as the Information Retrival System is a tool used to facilitate the search for information quickly, precisely and accurately. Many lembang have used the system in the process of managing and storing their information, which aims to make the information easily discoverable by users. For this reason, this article will describe how the Information Retrieval System in the Palembang Muhammadiah Library and the Gramedia Atmo Palembang, and what the comparison of the Information Retrieval System in the Muhammadiah and Gramedia Atmo Palembang Library is like. The method used in this article is a qualitative method with data collection techniques carried out by direct observation and interview to the library management staff Muhammadiah Palembang. As well as directly observing the situation at Gramedia Atmo. The conclusion of this article is the Information Retrieval System in the Muhammadiah Library is not good, because it is not in accordance with existing standards, it is said so because the SSTKI in the library from the visual display design is not user friendly yet which causes the user or user to be less interested in using the facility because they do not understand and the information in the SSTKI data does not match the data in the bookshelves, so that it slows down information searching and discovery. Whereas at Gramedia Atmo the Save Retrieval System is widely used by visitors because of its simple visualization display so that it is easy to understand and the data in SSTKI is in accordance with the state of the data that is on a bookshelf or collection. Thus compared to the two Save Information Retrieval systems between the two places, the SSTKI at Gramedia Atmo is better, because it is used and is truly benefited by visitors already online.Keyword: System Evaluation Save Information Retrieval
Keusangan Literatur, Paro Hidup, Dan ZIPF Pada Artikel Bidang Pertanian Nabila Ainun Nazifah
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v14i1.6943

Abstract

Bibliometrik merupakan kajian terhadap dokumen atau karyailmiah dengan menerapkan metode matematika dan statistika,ruang lingkup dalam kajian bibliometrik ini adalah tentangproduktivitas pengarang, keusangan literatur, paro hidup literatur,dan core jurnal/artikel. Semua kajian itu dapat dianalisismenggunakan rumus bradford, Zipf, dan lotka. Didalam artikel inidideskripsikan mengenai keusangan literatur bidang pertaniandan usia paro hidup artikel bidang pertanian tahun 2006-2012,serta penghitungan frekuensi kata menggunakan rumus zipfditahun 2008-2012. Untuk mengetahui informasi terkait haltersebut maka penulis menggunakan metode penelitian kuantitatifdengan pendekatan deskriptif, yang dimana melakukanpenekanan pada data-data numerical atau angka yang diolahdengan menggunakan metode statistik. Serta kesimpulan dariartikel ini adalah untuk keusangan literatur bidang pertanianperiode tahun 2006-2012 penghitungan median tahun sitasinyaberjumlah lebih dari 14 tahun, maka dapat diperkirakan bahwaliteratur tersebut telah usang. Sedangkan untuk paro hidupnya, literatur bidang pertanian dari10 artikel terletak di pengarang Sunarti tahun 2010 yangmempunyai referensi tahun 2000-2007. Jadi, 2018-2010 yaitu 8tahun. Dengan begitu maka dapat didapat bahwa paro hidupliteratur bidang pertanian 8 tahun. Serta untuk analisa zipfdidapatkan kesimpulan bahwa selama periode tahun 2008-2012dalam 5 artikel terlihat bahwa subjek yang paling dominandilakukan penelitian adalah subjek tentang Tanaman ladang,pertanian, dan perkebunan, dengan presentase total 40%, Sertaterdapat juga beberapa penelitian yang dilakukan pada subjekTeknik tertentu: alat, perlengkapan, materi, Pengolahan hasilternak dan produk budidaya serangga, serta Berburu,penangkapan ikan, konservasi, teknologi. Pada subjek-subjektersebut terlihat 20% penelitiannya. Sedangkan untuk subjek yanglainnya masih belum ada dilakukannya penelitian penulisan karyailmiah berupa artikel.