Harison Harison
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Sumatera Dengan Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Mardiyah Muhgni; Ferdian Fadly; Arisman Adnan; Harison Harison
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 6, No 1 (2020): JSMS Januari 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v6i1.9255

Abstract

Pengangguran merupakan permasalahan yang harus diselesaikan karena dapat berdampak buruk pada perekonomian suatu daerah tidak terkecuali di Pulau Sumatera. Beberapa provinsi di Pulau Sumatera bahkan memiliki tingkat pengangguran terbuka di atas level nasional. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka, diantaranya Pertumbuhan Ekonomi (PE) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Analisis data menggunakan Regresi Nonparametrik Spline, dimana metode ini mampu mengestimasi data yang tidak memiliki pola tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka . Setiap penambahan 1% Pertumbuhan Ekonomi maka akan mengurangi 0,303% TPT. Sementara itu setiap penambahan 1% Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja maka akan mengurangi 0,359% TPT di pulau Sumatera. Model yang dihasilkan mampu menjelaskan 58,2% variasi dari TPT nya (Adj R-Square). Selain itu, penambahan titik knot pada model spline ternyata belum tentu meningkatkan Adj.R-square model. Sementara itu, penentuan titik knot yang tepat dapat meningkatkan Adj. R square dari model yang dihasilkan.
Desain model Sistem Teknologi Blockchain untuk Pemerataan Pembangunan di Indonesia Harison Harison; Rusfidra Rusfidra
Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juisik.v5i3.1710

Abstract

Development inequality in Indonesia remains a strategic issue, with a significant gap between the western and eastern regions. Various factors such as corruption, bureaucratic inefficiency, and lack of transparency in public fund management have undermined the effectiveness of development programs. This article proposes a blockchain-based model design as an innovative approach to enhance transparency, accountability, and efficiency in the distribution of national development funds. Through a consortium blockchain model equipped with smart contracts, every transaction can be traced in real time, while fund disbursement is executed automatically based on verified project milestones. This mechanism enables active public participation in monitoring processes while minimizing the potential for budget misuse. With an estimated initial investment of IDR 110–195 billion and potential annual savings of IDR 150–200 trillion, the system implementation promises a Return on Investment (ROI) of 1000–1500% within three to five years. The article also presents the system architecture design, business process notation for stakeholder involvement, and business process notation for community engagement in monitoring and supervising development projects implemented in their respective regions. This approach establishes transparency in the distribution of development programs from the central government to regional areas, which can be directly monitored by local communities.