Enita, Syahid, Annisa, Agung Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teknologi Alat Penggiling Batang Tembakau Untuk Pembuatan Pestisid Aorganik Di Desa Garon, Kecamatan Musuk,Kabupaten Boyolali Enita, Syahid, Annisa, Agung Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/rm.v11i3.744

Abstract

Indonesia merupakan Negara agraris, yaitu Negara yang masyarakatnya mayoritas yang  bercocok tanam, sehingga banyak masyarakat bermata pencahariaan sebagai petani. Salah satu komoditas tinggi pertanian masyarakat di Indonesia adalah tembakau. Salah satu wilayah penghasil tembakau di Pulau Jawa adalah Kabupaten Boyolali, khususnya Kecamatan Musuk, dari segi geografis daerah Boyolali masuk wilayah lereng gunung  Merapi yang masyarakatnya  banyak bercocok tanam. Sebagai desa dengan penghasil tembakau dengan kualitas yang baik serta mampu memproduksi tembakau dengan jumlah yang banyak tentunya akan menimbulkan suatu limbah yang banyak pula. Salah satu limbah yang dihasilkan dari tanaman tembakau yaitu batang tembakau itu sendiri. Sampai saat ini masyarakat Desa Garon Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali belum memanfaatkan limbah batang tembakau tersebut secara optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami bermaksud untuk membantu meningkatkan produksi tanaman tembakau di Desa Garon, dengan menggunakan alat penggiling untuk mengolah limbah batang tembakau yang dapat digunakan untuk  pestisida organik. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kami melaksanakan kegiatan survei lapangan yaitu kegiatan untuk mengumpulkan informasi dari obyek tertentu guna mendapatkan data yang relevan. Survei dilakukan sebanyak 3 kali untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan. Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi yaitu kegiatan yang bertujuan mentransfer suatu nilai, ilmu, atau kebiasaan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat. Kegiatan bina desa terdiri dari 3 kegiatan yaitu Management Organisasi Masyarakat, sosialisasi, pelatihan alat dan produksi pembuatan pestisida, juga peresmian pemberian alat dan pengujian penggunaan pestisida organik oleh masyarakat desa.Kata Kunci : “Alat Penggiling”,” Batang Tembakau”, “Pestisida Organik”.