Jamiatul Huda
Department of Chemistry Education Faculty of Teacher Training and Education University of Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DENGAN MENERAPKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT NONELEKTROLIT SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 1 BANJARMASIN Jamiatul Huda
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 6, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v6i1.3222

Abstract

Abstrak .Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin tahun ajaran 2013-2014 pada materi larutan elektrolit nonelektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit nonelektrolit, (2) peningkatan keterampilan proses sains melalui kegiatan praktikum, (3) peningkatan keterampilan psikomotor, dan (4) peningkatan keterampilan sosial. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi serta analisis dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-1 SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang berjumlah 28 orang siswa. Data dikumpulkan melalui teknik tes dan nontes. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi larutan elektrolit nonelektrolit dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan belajar siswa meningkat sebesar 17,86 % yaitu dari 82,14 % pada siklus I menjadi 100 % pada siklus II, (2) keterampilan proses sains siswa meningkat 14,71 %, yaitu dari 71,34 % (kategori baik) pada siklus I menjadi 86,05% (kategori sangat baik) pada siklus II, (3) keterampilan psikomotor meningkat 21,4 % dari 56 % (kategori kurang) menjadi 77,4 % (kategori sangat baik) pada siklus II, dan (4) keterampilan sosial meningkat 13,4 % dari 65,91 % (kategori memuaskan) pada siklus I menjadi 79,31 % (kategori sangat baik) pada siklus II.Kata kunci : inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, elektrolit nonelektrolit.