Ridha Olvia Hidina
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sistem Zonasi Dengan Minat Belajar Siswa Di SMA Negeri 10 Banjarmasin Ridha Olvia Hidina
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i1.7830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Sistem zonasi adalah pegaturan reformasi dalam pengklasifikasian kawasan sekolah (Khadowmi, 2019). Minat belajar  ditunjukan dengan siswa memiliki perasaan senang selama mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas tanpa ada paksaan (Cahyani, 2018). Instrument yang digunakan berupa kuesioner sistem zonasi berjumlah 20 soal dan kuesioner minat belajar siswa dengan 25 soal. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X dan XI jurusan IPA dan IPS yang ditentukan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis persentase dan korelasi. Persentase sistem zonasi  berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya sistem zonasi rata-rata berada pada kategori sedang. Persentase minat belajar siswa SMA Negeri 10 Banjarmasin berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya minat belajar siswa sebagian besar masuk  pada taraf atau kategori sedang. Hasil analisis korelasi product moment menunjukan nilai Sig. (2-tailed) antara sistem zonasi  dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah adalah 0,000 < 0,05, yang menunjukan adanya korelasi yang signifikan pada variabel tersebut. Berdasarkan nilai rhitung , diketahui nilai rhitung untuk hubungan sistem zonasi dengan minat belajar siswa yaitu 0,356 > rtabel 0,138, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan atau korelasi antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa. Tingkat hubungan antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah kategori cukup karena berada pada interval koefisien 0,25-0,5.Kata kunci: Sistem Zonasi, Minat Belajar Siswa.