Maharani Retno Wulandari
Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN SPASIAL DAMPAK AKTIVITAS PARIWISATA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DI KECAMATAN PRAMBANAN, KABUPATEN KLATEN Aditya Andre Kusuma; Maharani Retno Wulandari; Ratna Dyah Ayu Meitawati; Salma Lutfiani Sochiba; Danan Puja Trenggono; Deviana Kusuma Putri
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v5i4.9382

Abstract

Masyarakat Kecamatan Prambanan adalah masyarakat yang banyak terkena dampak adanya objek wisata Candi Prambanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian spasial dampak aktivitas pariwisata objek wisata Candi Prambanan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Prambanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi lapangan, dokumentasi. Teknik pemilihan responden menggunakan teknik random sampling yang dipetakan berdasarkan citra satelit Kecamatan Prambanan. Proses analisis data menggunakan analisis model interaktif mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah merasakan manfaat dari adanya objek wisata di Kecamatan Prambanan. Manfaat pariwisata yang berada di Kecamatan Prambanan yang banyak mempengaruhi tingkat pengetahuan responden. Tingkat pendapatan setelah adanya pariwisata di Kecamatan Prambanan, sebagian besar desa di Kecamatan Prambanan memiliki pendapatan dengan rata-rata 0 – Rp 500.000. Berdasarkan hasil analisis peta kajian spasial dampak pariwisata terhadap Kecamatan Prambanan desa-desa yang memiliki dampak wisata tidak signifikan terhadap sosial ekonomi. Dampak dari pariwisata tidak hanya terdapat di desa yang dekat dengan pariwisata tetapi juga terdampak ke desa yang jauh dari lokasi objek wisata.