Maisyarah Maisyarah
MAN 1 Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI KELAS XII IPS Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v5i1.3824

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu standar proses dalam pembelajaran matematika. Banyak peserta didik dengan kemampuan keterampilan berhitung yang baik, tetapi kemampuan komunikasi matematika masih rendah. Demikian halnya dengan pembelajaran matematika pada kelas XII IPS 1 MAN 1 Banjarmasin. Alternatif usaha yang dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik, (2) mengetahui aktivitas, dan (3) mengetahui respon peserta didik terhadap pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 (tiga) siklus yang dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2016-2017. Subjek penelitian adalah peserta didik di kelas XII IPS 1, berjumlah 35 orang. Terdiri atas 20 perempuan dan 15 laki-laki. Objek yang diteliti, yaitu:  kemampuan komunikasi matematis, aktivitas dan respon peserta didik. Faktor yang diselidiki terdiri atas faktor peserta didik dan faktor guru. Faktor peserta didik yang diamati adalah kemampuan komunikasi matematis, aktivitas, dan respon peserta didik. Faktor guru yang diamati adalah kegiatan guru mengajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, observasi, evaluasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Program linear dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Aktivitas belajar matematika peserta didik terus meningkat dan berada dalam kategori Baik dan Baik Sekali. Respon peserta didik terhadap pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah Sangat Baik. Kata Kunci: kooperatif tipe STAD, komunikasi matematis, aktivitas, respon.
Optimalisasi Pembelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Snowball Throwing Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v3i2.646

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah  lemahnya proses pembelajaran. Hal demikian terjadi pula pada pembelajaran matematika di kelas XI IPA 3 MAN 1 Banjarmasin. Alternatif usaha yang dilakukanuntuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar dan mengetahui respon siswa.  Penelitian ini dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 3 siklusdengan 9 kali tindakan kelas. Dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2014-2015. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, hasil tes/evaluasi, observasi dan angket.Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Peningkatan dari segi aktivitas belajar matematika siswa dapat dicermati dari aktivitas antar kelompok dan tingkat kualifikasi. Peningkatan dari segi hasil belajar siswa dapat di lihat dari nilai rata-rata, persentase ketuntasan, tingkat kualifikasi dan penghargaan kelompok kooperatif.Kualifikasi mengajar  guru terus meningkat dan respon siswa adalah sangat baik. Kata Kunci: kooperatif tipe STAD, Snowball Throwing, aktivitas, hasil, respon.
Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v2i2.615

Abstract

Motivasi belajar peserta didik di kelas XA MAN 1 Banjarmasin dalam mengikuti pembelajaran matematika masih sangat rendah. Salah satu alternatif untuk memperbaiki, meningkatkan, dan melakukan perubahan dalam proses pembelajaran adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipeNumbered Head Together(NHT). Tipe NHT menekankan adanya ketergantungan positif di setiap anggota tim yang heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar, mengetahui hasil belajar, danmengetahui respon peserta didik terhadap pembelajaran matematika pada materiBentuk Akar dan Logaritma melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT di Kelas XA MAN 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2013–2014. Penelitian ini dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 siklus. Keseluruhan pertemuan berjumlah 11 kali. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XA MAN 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2013–2014 yang berjumlah 38 peserta didik.Faktor yang diamati adalah faktor peserta didik yang berupa motivasi belajar, hasil belajar, dan respon peserta didik, dan faktor guru yang berupa kegiatan mengajar guru dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, hasil tes/evaluasi, observasi, dan angket.Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Hal demikian dapat dicermati dari nilai rata-rata hasil belajar peserta didik, ketuntasan belajar, dan tingkat kualifikasinya. Tingkat kualifikasi guru dalam pembelajaran adalah Baik pada Siklus I dan Siklus II, serta Sangat Baik pada Siklus III. Respon belajar matematika peserta didik berada pada kualifikasi Sangat Baik. Kata Kunci: motivasi, hasil belajar, respon peserta didik, kooperatif tipe NHT
Optimalisasi Pembelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad dan Snowball Throwing Maisyarah Maisyarah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v4i2.2539

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah  lemahnya proses pembelajaran. Hal demikian terjadi pula pada pembelajaran matematika di kelas XI IPA 3 MAN 1 Banjarmasin. Alternatif usaha yang dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar dan mengetahui respon siswa. Penelitian ini dirancang menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 3 siklus dengan 9 kali tindakan kelas. Dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2014-2015. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, hasil tes/evaluasi, observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Peningkatan dari segi aktivitas belajar matematika siswa dapat dicermati dari aktivitas antar kelompok dan tingkat kualifikasi. Segi hasil belajar siswa dapat di lihat dari nilai rata-rata, persentase ketuntasan, tingkat kualifikasi dan penghargaan kelompok kooperatif. Kualifikasi mengajar  guru terus meningkat dan respon siswa adalah sangat baik.