Noor Fajriah
Pendidikan Matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP MENGGUNAKAN PERMASALAHAN OPEN-ENDED Nadya Rizky Amalia; Noor Fajriah; Asdini Sari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v7i2.7378

Abstract

Salah satu keterampilan yang perlu dikembangkan pada zaman sekarang adalah berpikir kreatif. Kenyataannya, siswa enggan menyampaikan penyelesaian selain yang dicontohkan oleh guru ketika diberi masalah. Salah satu pendekatan yang dirancang dengan melibatkan siswa langsung untuk menyampaikan alternatif-alternatif jawaban dalam menyelesaikan masalah adalah Pendekatan Scientific Berbasis Masalah Open-Ended. Penelitian ini ditujukan untuk (1) mendeskripsikan  kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas yang diterapkan pendekatan scientific berbasis masalah open-ended, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas yang diterapkan pendekatan scientific, dan (3) menganalisis pengaruh pendekatan scientific terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan permasalahan open-ended. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment Design dengan teknik purposive sampling. Populasi yang digunakan ialah seluruh siswa kelas 8 SMP Negeri 14 Banjarmasin, sedangkan sampel yang diambil adalah siswa kelas VIII-D dan kelas VIII-E sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian yang dianalisis menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan berpikir kreatif siswa yang diterapkan pendekatan scientific berbasis masalah open-ended di SMP Negeri 14 Banjarmasin berada pada tingkat cukup kreatif, (2) Kemampuan berpikir kreatif siswa yang diterapkan pendekatan scientific di SMP Negeri 14 Banjarmasin berada pada tingkat kurang kreatif, dan (3) Pendekatan scientific dengan menggu­nakan masalah open-ended berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 14 Banjarmasin. Kata kunci: Kemampuan berpikir kreatif, pendekatan scientific, masalah open-ended. Abstract: One of the skills that needs to be developed today is creative thinking. In fact, students are reluctant to present solutions that were different with the teacher’s examples when they were given problems. One of the approaches designed by involving students directly to present alternative solutions in solving problems is the Open-Ended Scientific Problem-Based Approach. This study aims to (1) describe the students’ creative thinking ability in the classroom that applied an open-ended problem-based scientific approach, (2) describe the students' creative thinking ability in the classroom that were applied a scientific approach, and (3) analyze the influence of scientific approaches to students’ creative thinking ability by using open-ended problems. This research uses Quasi Experiment Design method with purposive sampling technique. The population used was all 8th grade students of SMP Negeri 14 Banjarmasin, while the samples were grade VIII-D and grade VIII-E students as the experimental and the control group respectively. The results of the research show that: (1) students’ creative thinking ability  in the classroom that applied an open-ended problem-based scientific approach in SMP Negeri 14 Banjarmasin were at a sufficiently creative level, (2) the students' creative thinking ability in the classroom that were applied a scientific approach in SMP Negeri 14 Banjarmasin were at a less creative level, and (3) the scientific approach using open-ended problems has an effect on students' creative thinking ability in SMP Negeri 14 Banjarmasin. Keywords: creative thinking abilities, scientific approach, open-ended problems.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi SPLDV melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share di Kelas VIII SMP Noor Fajriah; Desnalia Sari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v4i1.2291

Abstract

Salah satu tujuan mata pelajaran matematika adalah agar siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep atau algoritma secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa dan (2) mengetahui aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) melalui model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share di kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016 yang berjumlah 36 orang dan objek penelitian ini adalah pemahaman konsep matematis siswa per indikator pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel. Pemahaman konsep pada penelitian ini terdiri dari (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), (3) memberi contoh dan non-contoh dari konsep, (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, (5) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, (6) menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, dan (7) mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I terdiri dari lima pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel melalui model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share di kelas VIIID SMP Negeri 19 Banjarmasin tahun pelajaran 2015-2016 meningkat dan aktivitas belajar siswa selama siklus I dan siklus II untuk berdiskusi dengan kelompok termasuk dalam kriteria tinggi, maju ke depan kelas menyampaikan hasil diskusi atau menjawab soal termasuk dalam kriteria rendah, memberikan tanggapan termasuk dalam kriteria tinggi, mengajukan pertanyaan dan membuat kesimpulan termasuk dalam kriteria sangat rendah.