This Author published in this journals
All Journal Pharmascience
Rina Apriana
Program Studi Farmasi, FMIPA, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Dan Uji Stabilitas Gel Antijerawat Yang Mengandung Kuersetin Serta Uji Efektivitas Terhadap Staphylococcus epidermidis Rina Apriana; Dina Rahmawanty; Mia Fitriana
Jurnal Pharmascience Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5772

Abstract

Jerawat adalah abnormalitasnya produksi sebum pada kelenjar sebasea yang biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus epidermidis. Kuersetin adalah kelompok flavonoid yang memiliki senyawa fenol sehingga dapat menghambatStaphylococcus epidermidis pada konsentrasi 0,05% b/b. Tujuan penelitian ini untuk menetapkan pengaruh penambahan konsentrasi kuersetin terhadap efektifvitas penghambatan Staphylococcus epidermidis dan untuk menentukanpengaruh penambahan kuersetin terhadap sifat fisika kimia dan stabilitas fisika kimia gel kuersetin. Gel yang sudah diformulasi dilakukan evaluasi fisika kimia sediaan dan dilakukan uji efektivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dengan menggunakan media Mueller Hinton agar. Evaluasi sediaan gel kuersetin meliputi organoleptis seperti bau dan warna, daya sebar, daya lekat, pH, viskositas dan sediaan di uji stabilitas selama 12 minggu dengan suhu 4ºC, 28±2ºC dan 40ºC. Analisa data menggunakan ANOVA Test hasil uji statistik menunjukkan dengan penambahan konsentrasi kuersetin dalam sediaan gel memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidisyang ditunjukkan adanya perbedaan bermakna (p0,05). Hasil uji stabilitas fisika kimia gel yang diperoleh dengan penambahan kuersetin dalam sediaan gel tidak memberikan pengaruh yang ditunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini dengan penambahan konsentrasi kuersetin dalam sediaan gel memberikan pengaruh dalam penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidisyang ditunjukkan adanya perbedaan bermakna (p0,05).Penambahan konsentrasi kuersetin dalam sediaan gel tidak memberikan pengaruh terhadap stabilitas gel kuersetin yang ditunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna (p>0,05). kata kunci : Jerawat, Kuersetin, Staphylococcus epidermidis.