Zuhair Zuhair
Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir – BATAN, Kawasan Puspiptek, Gedung No. 80, Serpong, Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Fleksibilitas dan Posibilitas Daur Bahan Bakar Reaktor Temperatur Tinggi (HTR) Hery Adrial; Zuhair Zuhair
Jurnal Fisika FLUX Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.991 KB) | DOI: 10.20527/flux.v9i1.3129

Abstract

Dewasa ini sejumlah institusi riset di dunia sedang mengembangkan teknologi reaktor temperatur tinggi (HTR) melalui berbagai program seperti PUMA, RAPHAEL, ANTARES, dll. Tujuan dari program ini adalah untuk mengembangkan HTR versi demontrasi dan komersial. HTR merupakan reaktor berpendingin gas temperatur tinggi, bermoderator grafit dengan spektrum neutron termal dan temperatur outlet teras hingga 1.000oC. Fasilitas energi ini dapat mencapai efisiensi termodinamika yang cukup tinggi (~80%) dengan kapabilitas generasi listrik dan produksi hidrogen. Makalah ini membahas fleksibilitas dan posibilitas daur bahan bakar HTR yang meliputi serangkaian daur bahan bakar komprehensif. Dikategorikan ke dalam 4 kelompok, yaitu daur bahan bakar uranium pengkayaan rendah (LEU), daur bahan bakar MOX, daur bahan bakar hanya plutonium dan daur bahan bakar berbasis thorium, daur bahan bakar HTR dievaluasi secara sistematis. Makalah ini juga mendiskusikan pertimbangan pemilihan daur bahan bakar untuk sejumlah HTR yang telah dioperasikan seperti AVR dan THTR Jerman, Peach Bottom dan Fort Saint Vrain USA, DRAGON Inggris, dll., dan yang sedang dalam proses desain seperti HTR AREVA Perancis, PBMR Afrika Selatan, dll. Hasil diskusi menyimpulkan bahwa daur LEU layak dipilih sebagai daur referensi untuk proyek HTR masa kini dan masa yang akan datang.
Studi Sensitivitas Ketinggian Teras Reaktor dalam Desain Htr Pebble Bed Zuhair Zuhair
Jurnal Fisika FLUX Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2012
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.152 KB) | DOI: 10.20527/flux.v9i1.3131

Abstract

HTR pebble bed adalah reaktor temperatur tinggi berbahan bakar pebble dan berpendingin gas helium dengan teras densitas daya rendah. Teras HTR pebble bed disebut teras grafit penuh karena mengggunakan struktur grafit sebagai moderator dan reflektor, partikel bahan bakar berlapis grafit dan elemen bakar grafit lengkap. Makalah ini mendiskusikan sensitivitas ketinggian teras reaktor dalam desain HTR pebble bed. Perhitungan dikerjakan dengan program transport Monte Carlo MCNP5 pada temperatur kamar. Berbagai opsi matriks bahan bakar UO2, PuO2 dan ThO2/UO2 dieksaminasi untuk konfigurasi teras dengan rasio F/M 1:0 dan F/M 1:1. Hasil perhitungan memperlihatkan kondisi kritis teras dengan bahan bakar PuO2 untuk rasio F/M 1:0 dicapai pada ketinggian 66 cm, ThO2/UO2 pada ketinggian 88 cm dan UO2 pada ketinggian 106 cm sedangkan ketinggian kritis konfigurasi teras PuO2 dengan rasio F/M 1:1 terjadi di 78 cm, ThO2/UO2 di 124 cm dan UO2 di 138 cm. Dari hasil ini dapat ditentukan ketinggian teras dengan konfigurasi rasio F/M 1:0 dan F/M 1:1 yang layak dipilih dalam desain HTR pebble bed dengan opsi bahan bakar UO2, PuO2 dan ThO2/UO2 guna mendapatkan reaktivitas yang dispesifikasikan. Dapat disimpulkan bahwa selain pengkayaan, radius kernel, fraksi packing partikel TRISO dan dimensi reflektor grafit, ketinggian teras reaktor merupakan salah satu parameter neutronik yang harus dipertimbangkan dalam desain HTR pebble bed dengan matriks bahan bakar yang spesifik.