Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya terhadap Pendidikan Anak: Studi pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan Rabiatul Adawiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i1.3534

Abstract

Konstitusi negara menegaskan bahwa setiap orang berhak mengecap pendidikan setinggi-tingginya tanpa kecuali. Namun demikian, masih banyak ditemukan anak yang putus sekolah, termasuk pada masyarakat dayak di kabupaten Balangan. Masalah ini tentu perlu mendapat perhatian semua pihak. Karena jika dibiarkan tidak menutup kemungkinan anak-anak di daerah terpencil seperti masyarakat dayak di Kabupaten Balangan ini selalu mengalami ketertinggalan. Adanya anak yang putus sekolah atau bahkan tidak bersekolah diduga erat kaitannya dengan pemahaman orang tua tentang pendidikan, termasuk pemahaman tentang pola pendidikan yang diterapkan. Oleh karena itu pola pendidikan anak pada masyarakat Dayak di Kabupaten Balangan ini perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pemahaman orang tua tentang pendidikan anak, (2)  pola  yang diterapkan orang tua dalam  pendidikan anak, dan (3) faktor-faktor   yang berpengaruh terhadap pola pendidikan anak  pada masyarakat Dayak di Kabupaten Balangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  pemahaman orang tua suku dayak  di Kecamatan Halong termasuk kategori baik. Mereka umumnya memahami bahwa pendidikan itu sangat penting.  Hal ini dapat diketahui dari jawaban seluruh informan yang mengatakan bahwa pada dasarnya mereka ingin agar anak-anaknya bisa bersekolah setinggi-tingginya. Pola pendidikan yang diterapkan oleh sebagian besar masyarakat suku dayak  adalah  pola asuh permisif  dan pola demokratis. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola pendidikan anak adalah: (1) Tingkat Sosial Ekonomi Keluarga, (2) tingkat pendidikan orang tua, (3) Jarak tempat tnggal dengan sekolah, (4) usia, dan (5) jumlah Anak
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA DALAM MEMBENTUK SIKAP KEPEDULIAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 5 BANJARMASIN Rabiatul Adawiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v10i2.9792

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui implementasi program Adiwiyata di SMA Negeri 5 Banjarmasin dan mengetahui kepedulian siswa  terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan data dikumpulkan melalui observasi dan  wawancara.  Analisis data dilakukan secara kualitatif.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program adiwiyata  dalam membentuk sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan dilakukan melalui kegiatan Jumat bersih yang dilaksanakan setiap bulan, mendirikan bank sampah, yang kegiatannya dikoordinir oleh salah satu guru dan beberapa siswa, dan menyediakan sarana dan prasarana penunjang kebersihan lingkungan sekolah.  Kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah masih kurang. Rekomendasi dari Penelitian ini diantaranya, program Adiwiyata hendaknya dirancang dengan melibatkan berbagai unsur di luar sekolah seperti orang tua dan masyarakat,  penanaman sikap peduli lingkungan hendaknya dilakukan secara kuntinu dan konsisten dan untuk memotivasi siswa peduli terhadap lingkungan, hendaknya secara periodik dilakukan lomba kebersihan antar kelas. Kata Kunci : Implementasi, Adiwiyata, Sikap, Peduli Lingkungan.  
Implementation of Adiwiyata Program to Build Environmental Awareness Rabiatul Adawiah
Journal of Wetlands Environmental Management Vol 7, No 2 (2019): July - December
Publisher : Center for Journal Management and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.957 KB) | DOI: 10.20527/jwem.v7i2.196

Abstract

This study aims to find out the implementation of environmental caring and cultured (Adiwiyata) school program in Balangan Regency; (2) students’ attitude and behavior regarding environmental management and protection. This study uses a qualitative approach; the instruments used were interviews, observations, and questionnaires. The data analysis used an interactive model analysis of Miles and Huberman. The results show that the implementation of environmental caring and cultured school program in Balangan generally runs well, especially for environmental school policy, participatory based environmental activities, and management of environment supporting facility, nevertheles for environment based school curriculum development; there are some schools that have not implemented it holistically. Some teachers do not understand how to integrate the environment values into subject. Based on the findings of the students’ questionnaire, students’ attitude and behavior dealing with environmental management and protection are those that show 38.5% or very good attitude, 45% which means good attitude, and 12.5% referring to fairly good attitude, and 4% showing bad attitude.