This Author published in this journals
All Journal Sulesana
Abdullah Abdullah
Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DOKTRIN PENYELAMATAN DAN PENEBUSAN DOSA DALAM KATOLIK (Studi Atas Pemikiran Karl Rahner dan Hans Kung) Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v12i2.7580

Abstract

Tuhan Yesus berkata: “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan  merebut mereka dari tanganKu”. Karya keselamatan Tuhan Yesus pada prinsipnya berorientasi pada masalah hidup yang kekal. Maksud dari pengertian hidup yang kekal pada prinsipnya dipahami oleh gereja Tuhan sebagai suatu keselamatan yang telah dianugerahkan Allah melalui iman kepada Kristus, sehingga umat yang percaya diberi janji dan jaminan untuk memperoleh hidup yang kekal, yaitu pengampunan dan keselamatan Allah yang penuh.pemikiran Rahner di atas dapat dipahami bahwa setiap orang yang memahami dan mengamalkan ajaran Yesus secara totalitas sesuai pengetahuan dan kemampuannya, maka bentuk perilaku kehidupan itu pasti mencerminkan perbuatan Yesus di dalam kehidupannya masing-masing. Dengan demikian, seseorang yang berusaha mengikuti ajaran Yesus secara maksimal, maka akan memperoleh kedamaian dan perasaan cinta kepada diri sendiri bahkan kepada sesama manusia. Pandangan seperti ini dalam keyakinan kalangan Katolik yang taat beragama, menjadi instrumen untuk meraih keselamataan di dunia maupun di akhirat kelak. keselamatan dunia kata Hans Küng, adalah, "Jangan berzinah," ungkapan ini menurut dia sebagai panggilan bagi manusia untuk saling menghormati dan mencintai, dan memeriksa kembali kehidupan berkeluarga dan hubungan-hubungan dengan orang lain. Dengan demikian larangan mencuri, larangan membunuh, berzina dan bersaksi dusta adalah bagian dari proses penyelamatan umat manusia menuju kerajaan surga Tuhan yang menjadi tempat kesenangan abadi manusia di akhir kelak.
KONSEP PERSAMAAN DALAM ISLAM (Perspektif Teologi Sosial) Abdullah Abdullah
Sulesana Vol 13 No 2 (2019)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sulesana.v13i2.13410

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang konsep persamaan dalam Islam yang diinspirasi dari ayat-ayat Alquran. Menariknya, konsep ini selanjutnya ditelaah dengan perspektif Teologi Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (the study of library), yakni data-data diperoleh melalui penelusuran tafsir alquran dan buku-buku teologi yang relevan dengan topik penelitian ini. Adapun hasilnya adalah bahwa Islam sebagai agama memiliki ajaran yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persamaan. Meskipun dipihak lain, terdapat kenyataan banya laku muslim yang dalam kehidupannya tidak mencerminkan nilai-nilai persamaan itu sendiri.