This Author published in this journals
All Journal Vox Populi
Reskiyanti Nurdin
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Konflik Lonsum di Kabupaten Bulukumba Rana Dwi Putri Alham; Wiwi Wijayanti; Miftahul Jannah; Reskiyanti Nurdin; Zulfiani Zulfiani
Vox Populi Vol 4 No 1 (2021): DEMOKRASI DAN KONFLIK
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/vp.v4i1.21812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat mengenai konflik Lonsum yang terjadi di Kabupaten Bulukumba hingga saat ini, sekaligus ingin mengetahui apa yang menjadi tuntutan masyarakat. Penelitian ini berlokasi di Desa Tamatto, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Penelitian iniĀ  menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yakni masyarakat Desa Tamatto terbagi menjadi dua kelompok, ada masyarakat yang pro dan kontra terhadap konflik Lonsum.
Persepsi Mahasiswa FKIK UIN Alauddin Makassar Tentang Moderasi Beragama dan Potensi Radikalisme Yusti Ramdhani; Zulfiani Zulfiani; Reskiyanti Nurdin; Awal Muqsith
Vox Populi Vol 4 No 2 (2021): POLITIK DAN HUKUM
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/vp.v4i2.27007

Abstract

Tulisan ini memaparkan temuan survei terkait persepsi mahasiswa FKIK UIN Alauddin Makassar tentang moderasi beragama sekaligus melacak sejauhmana potensi radikalisme tumbuh di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Kesimpulannya bahwa sebagian besar mahasiswa memperoleh informasi mengenai radikalisme bukan dari kampus, namun informasi tersebut dapat disaring dengan pembuktian bahwa sebagian besar tidak ingin melakukan kekerasan karena dianggap dapat merusak citra Islam. Namun demikian, sebagian kecilnya masih menyimpan potensi radikalisme karena untuk kriteria pemimpin dan konsep negara ideal menginginkan sistem khilafah yang dipimpin oleh khalifah.
Konstruksi Hegemoni Kekuasaan dalam Media Sosial: Komparasi Postingan Instagram Walikota Makassar dan Bupati Gowa Reskiyanti Nurdin
Vox Populi Vol 5 No 2 (2022): VOX POPULI
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/vp.v5i2.34699

Abstract

Studi ini akan membahas tentang konstruksi hegemoni kekuasaan dalam media sosial khususnya dalam postingan Instagram. Komparasi dilakukan kepada kepala daerah Walikota Makassar dengan Bupati Gowa sebagai representasi kepala daerah yang rajin membagikan aktivitas kerja atau hiburan bagi pengikutnya (followers). Postingan mereka sebagai wilayah diskursus dimaknai sebagai pertarungan hegemoni untuk memengaruhi netizen sebagai sesuatu yang hal yang biasa (common sense). Pendekatan teori dengan menggunakan Ernesto Laclau & Chantal Mouffe tentang hegemoni sebagai alat untuk analisis merekonstruksi kekuasaan dalam ruang yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe analisis wacana diskursus untuk menjelaskan dan memahami postingan gambar dan video bagaimana efek yang dihasilkan. Argumentasi studi ini melihat Walikota Makassar terlihat gagal dalam mengkonstruksi hegemoni kekuasaannya baik dari akun pribadinya maupun berita tentang kebijakannya, berbeda dengan Bupati Gowa yang berasal dari dinasti politik yang mulai lemah berhasil menghegemoni pengikutnya dengan wajah baru pewaris klan Yasin Limpo.